
Ilustrasi Kesemutan. (Freepik)
JawaPos.com – Pernahkah kamu tiba-tiba merasakan sensasi seperti ditusuk jarum di tangan atau kaki setelah duduk terlalu lama? Ini namanya kesemutan. Sensasi ini memang umum terjadi dan biasanya akan hilang begitu kamu mengubah posisi tubuh. Akan tetapi, kalau kesemutan sering datang tanpa sebab yang jelas, bisa jadi tubuh sedang memberi sinyal bahwa ada yang salah dalam tubuhmu dan perlu diperhatikan lebih jauh.
Menurut HelloSehat, kesemutan atau parestesia adalah sensasi tidak biasa pada kulit yang terasa seperti tertusuk, terbakar, atau mati rasa. Umumnya, hal ini terjadi karena tekanan pada saraf atau aliran darah yang terhambat misalnya saat kita duduk bersila atau tidur dengan tangan tertindih. Tapi, penyebabnya tak selalu sesederhana itu. Dalam beberapa kasus, kesemutan bisa menandakan adanya gangguan saraf yang lebih serius.
Melansir dari Alodokter dan Medical News Today, berikut beberapa faktor yang bisa memicu sensasi kesemutan pada tubuh:
1. Tekanan pada saraf
Posisi tubuh yang menekan saraf, seperti duduk atau tidur terlalu lama dalam satu posisi, dapat membuat aliran darah tidak lancar. Akibatnya, saraf tidak mendapat cukup oksigen dan menimbulkan sensasi kesemutan sementara.
2. Kekurangan vitamin B kompleks
Vitamin B1, B6, B12, dan folat berperan penting dalam menjaga fungsi saraf. Kekurangan salah satu di antaranya dapat menyebabkan neuropati atau gangguan saraf tepi yang memunculkan gejala seperti kesemutan, rasa terbakar, atau lemah otot.
3. Diabetes dan neuropati perifer
Penderita diabetes lebih rentan mengalami kerusakan saraf akibat kadar gula darah tinggi yang tidak terkontrol. Kondisi ini dikenal dengan neuropati perifer, yang ditandai dengan kesemutan di kaki, jari, atau tangan.
4. Saraf terjepit atau cedera
Kesemutan juga bisa menjadi tanda adanya saraf yang terjepit, misalnya di leher atau punggung bawah. Menurut Medical News Today, hal ini dapat menyebabkan rasa kebas, nyeri, bahkan gangguan pergerakan pada area tubuh yang terhubung dengan saraf tersebut.
5. Kondisi medis lain
Beberapa penyakit seperti stroke, gangguan autoimun, hingga paparan zat beracun (seperti merkuri atau arsenik) juga dapat memicu kesemutan. Dalam kasus ini, gejala biasanya bersifat kronis dan tidak hilang begitu saja.
Di luar itu, Medical News Today juga menekankan bahwa kesemutan yang tidak kunjung hilang bisa menjadi tanda bahwa ada masalah pada sistem saraf atau sirkulasi darah. Jika kamu sering merasakannya tanpa sebab yang jelas, terutama bila disertai gejala lain seperti kelemahan otot, kaku, atau mati rasa di satu sisi tubuh yang muncul mendadak dan menyebar ke sisi tertentu tubuh bisa menjadi sinyal gangguan serius seperti stroke.
Menurut Alodokter, cara mengobati kesemutan sangat bergantung pada penyebab dasarnya. Apabila kesemutan merupakan gejala dari penyakit tertentu, langkah pertama adalah menangani penyakit pemicunya. Misalnya, pada penderita diabetes maka harus dilakukan pengendalian dalam kadar gula darah.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor Levante vs Real Betis di Liga Spanyol 2026/2027: Tim Tamu Bisa Curi 3 Poin!
Prediksi Skor Tottenham Hotspur vs Newcastle di Liga Inggris 2026/2027: Sengit, Berpotensi Imbang!
Prediksi Skor Coventry City vs Hull City di Liga Inggris 2026/2027: Bisa Berakhir Imbang!
Prediksi Susunan Pemain Sevilla vs Atletico Madrid di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Go Ahead Eagles di Liga Belanda 2026/2027: Kans Tuan Rumah Pesta Gol!
Prediksi Skor Monaco vs Marseille di Liga Prancis: Les Phoceens Tak Ingin Malu di Stade Louis II
Prediksi Skor Bournemouth vs Everton di Liga Inggris 2026/2027: Berpotensi Imbang!
Prediksi Skor Real Sociedad vs Espanyol: Los Periquitos Bisa Curi Poin di Anoeta?
Prediksi Skor Leeds United vs Brentford: The Bees Siap Sengat Tuan Rumah di Elland Road!
