
Ilustrasi bentuk pinguecula yang muncul di mata (Dok. Cleveland Clinic)
JawaPos.com - Mata merupakan salah satu organ vital yang sangat sensitif terhadap berbagai kondisi lingkungan dan kesehatan. Berbagai gangguan mata dapat muncul akibat paparan faktor eksternal maupun proses penuaan alami yang terjadi pada tubuh. Salah satu kondisi yang cukup umum terjadi namun sering tidak disadari adalah munculnya benjolan kecil berwarna kekuningan pada bagian putih mata. Meski umumnya tidak berbahaya, kondisi ini tetap perlu dipahami agar kamu bisa melakukan penanganan yang tepat.
Pinguecula adalah pertumbuhan atau benjolan kecil berwarna kekuningan yang muncul pada konjungtiva, yaitu selaput bening yang melapisi bagian putih mata (sklera). Benjolan ini biasanya terbentuk di area mata yang dekat dengan hidung atau di sisi luar mata, tepatnya pada bagian yang sering terpapar sinar matahari. Pinguecula bersifat jinak dan tidak bersifat kanker, sehingga tidak akan menyebar ke bagian tubuh lainnya. Meskipun dapat terlihat mengganggu secara estetika, kondisi ini umumnya tidak memengaruhi kemampuan penglihatan kecuali dalam kasus yang sangat jarang terjadi.
Perubahan pada jaringan konjungtiva yang menyebabkan pinguecula ini belum diketahui penyebabnya secara pasti. Namun, dilansir dari Alodokter, ada beberapa faktor yang diduga berkaitan erat dengan kemunculan kondisi ini. Faktor-faktor itu berkaitan dengan gaya hidup, kondisi lingkungan, hingga kondisi kesehatan tertentu yang dialami seseorang.
- Terlalu Sering Terpapar Matahari, Debu, atau Angin
Paparan sinar ultraviolet dari matahari, partikel debu, dan angin kencang secara terus-menerus dapat menyebabkan iritasi dan perubahan pada jaringan konjungtiva mata.
- Sering Beraktivitas di Luar Ruangan dan Tinggal di Daerah Bersuhu Panas
Orang yang banyak menghabiskan waktu di luar ruangan, terutama di daerah tropis atau beriklim panas, memiliki risiko lebih tinggi mengalami pinguecula karena intensitas paparan sinar matahari yang lebih besar.
- Sering Menggunakan Lensa Kontak
Penggunaan lensa kontak dalam jangka panjang dapat menyebabkan iritasi kronis pada mata yang berkontribusi terhadap pembentukan pinguecula.
- Merokok
Kandungan zat kimia dalam rokok dapat merusak jaringan mata dan meningkatkan risiko berbagai gangguan mata termasuk pinguecula.
- Menderita Diabetes Mellitus
Penderita diabetes memiliki risiko lebih tinggi mengalami berbagai komplikasi pada mata, termasuk perubahan pada jaringan konjungtiva.
- Berusia Lanjut
Proses penuaan alami membuat jaringan mata lebih rentan mengalami perubahan, sehingga pinguecula lebih sering ditemukan pada orang berusia lanjut.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Foto Terakhir Kebersamaan Anthony Xie dengan Audi Marissa Usai Digugat Cerai
Prediksi Skor Udinese vs Venezia di Coppa Italia: Sang Zebra Kecil Berpeluang Menang di Friuli!
Prediksi Skor Palermo vs Mantova di Coppa Italia: Rosanero Siap Libas Tim Tamu di Renzo Barbera
Kasus Penipuan Rp 3,5 Miliar Dihentikan Usai Ruben Onsu Berdamai dengan Pelapor
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Manajemen Buka Suara Usai Ikang Fawzi Dikabarkan Menikah Lagi
Obligasi Danantara: Dana Murah Pembangunan yang Rentan TPPU?
35 Santri Keracunan MBG Masih Dirawat di RS Siti Hajar Sidoarjo
Prediksi Skor Laos U-20 vs Timnas Indonesia U-20: Garuda Muda Berpeluang Pesta Gol!
Prediksi Sassuolo vs Frosinone di Coppa Italia 2026/2027: Jay Idzes Cs Menang Susah Payah
