Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 1 Oktober 2025 | 19.22 WIB

Polusi Udara dan Asma: Hubungan Erat yang Harus Diwaspadai

Seorang pria yang mengenakan masker di tengah polusi udara (dok. freepik) - Image

Seorang pria yang mengenakan masker di tengah polusi udara (dok. freepik)

Pentingnya Memantau Kualitas Udara

Di Amerika Serikat, kualitas udara dipantau melalui Air Quality Index (AQI) yang menunjukkan tingkat polusi di suatu wilayah. Bagi penderita asma, angka AQI di atas 101 sudah dianggap berbahaya, sementara angka 50–100 pun bisa memperburuk gejala pada individu yang sensitif. Informasi ini biasanya tersedia di situs resmi pemerintah, prakiraan cuaca, atau aplikasi khusus pemantauan udara.

Banyak kota juga menetapkan hari khusus yang disebut Action Days ketika tingkat polusi mencapai level berbahaya. Warna kuning menandakan risiko sedang bagi penderita sensitif, oranye berarti berbahaya untuk kelompok tertentu, sedangkan merah menunjukkan udara tidak sehat bahkan bagi masyarakat umum. Dengan memahami indikator ini, penderita asma dapat lebih waspada dan melakukan langkah pencegahan.

Cara Melindungi Diri dari Polusi Udara

Mengurangi risiko paparan polusi udara bisa dilakukan melalui langkah sederhana. Mengikuti ramalan kualitas udara harian dan menghindari aktivitas luar ruangan saat polusi tinggi sangat dianjurkan. Selain itu, penderita asma sebaiknya menghindari berolahraga di dekat jalan raya padat kendaraan.

Kebiasaan hidup juga berpengaruh terhadap kualitas udara. Menghemat energi, menggunakan transportasi umum, bersepeda, atau berjalan kaki dapat mengurangi emisi. Di sisi lain, kebiasaan buruk seperti membakar sampah, merokok di dalam ruangan, atau menggunakan bahan kimia rumah tangga berlebihan sebaiknya dihindari.

Faktor Lain yang Memengaruhi Asma

Selain polusi, faktor cuaca juga dapat memicu asma. Udara panas lembap, badai petir, serta cuaca dingin dan kering sering kali membuat saluran napas lebih sensitif. Kondisi lingkungan dalam rumah pun tidak kalah penting. Produk pembersih, bahan bangunan, furnitur, hingga kelembapan berlebih bisa menghasilkan polusi dalam ruangan yang memperburuk gejala asma. (*)

Editor: Siti Nur Qasanah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore