
Ilustrasi: Rokok konvensional vs tembakau alternatif. (American Heart Association)
JawaPos.com - Rokok masih menjadi penyebab utama berbagai penyakit mematikan, mulai dari kanker paru, stroke, hingga penyakit jantung. Proses pembakaran tembakau saat merokok menghasilkan ribuan bahan kimia berbahaya, puluhan di antaranya terbukti bersifat karsinogenik.
Sayangnya, pemahaman masyarakat tentang bahaya pembakaran rokok dan pilihan pengurangan risikonya masih terbatas.
Menurut Dr. Vinny Kantroo, Dokter Spesialis Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi di Indraprastha Apollo Hospitals, India, perbedaan mendasar rokok dengan produk tembakau alternatif terletak pada proses penggunaannya.
“Merokok melibatkan pembakaran tembakau yang menghasilkan asap penuh zat toksik. Sementara vape memanaskan cairan, sehingga tidak menghasilkan zat berbahaya sebanyak rokok,” jelasnya dikutip dari Hindustan Times, Senin (29/9).
Produk tembakau alternatif, seperti vape dan tembakau yang dipanaskan, memang dinilai lebih rendah risiko karena tidak menghasilkan tar dan karbon monoksida. Namun, pakar kesehatan masyarakat dr. Tri Budhi Baskara mengingatkan bahwa rendah risiko bukan berarti tanpa risiko.
“Produk alternatif bisa jadi strategi harm reduction bagi perokok yang ingin beralih, tapi pilihan terbaik tetap berhenti total dari nikotin,” tegasnya.
Menurut Tri, edukasi publik di Indonesia soal harm reduction masih minim dan sering tercampur opini serta stigma. Isu-isu seperti penyakit 'popcorn lung' atau kandungan cairan berbahaya, kata dia, kerap dibesar-besarkan meski secara ilmiah belum relevan.
Kondisi ini membuat banyak orang melihat produk alternatif bukan sebagai opsi transisi, melainkan ancaman baru.
Sebagai jalan tengah, ia mendorong perokok yang tidak bisa berhenti segera beralih ke produk resmi dan legal, serta memahami cara penggunaan yang aman. “Namun, target jangka panjang terbaik tetap bebas nikotin sepenuhnya, karena itu satu-satunya pilihan tanpa risiko,” pungkas Tri.

Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Port FC di Piala Presiden 2026: Green Force Bisa Sapu Bersih Laga!
Update Kondisi Alex Martins! Dibawa ke Rumah Sakit, Pelatih Persebaya Surabaya Tunggu Kabar Terbaru
Suami Endah Fitrianingsih Sakit Hati ke Malik Bawazier Atas Kasus Perzinaan
Voli Indonesia Berduka, Mantan Pemain Jakarta Pertamina Enduro Meninggal Dunia
Prediksi Skor Persija Jakarta vs PSMS Medan di Piala Presiden 2026: Macan Kemayoran Jaga Asa ke Semifinal!
Jadwal Aston Villa vs Indonesia All Stars: Jam Kick-off, Siaran Langsung, dan Daftar Skuad
Hasil Babak Pertama Persebaya vs Port FC: Miguel Pereira Cetak Gol Perdana, Skor Masih 1-1
Prediksi Persebaya Surabaya vs Port FC: Bruno Moreira Dikabarkan Cedera, Bernardo Tavares Buka Peluang Rotasi Pemain
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
