Ilustrasi demam berdarah. (JawaPos)
JawaPos.com-Jika anak tiba-tiba mengalami demam dan dicurigai terkena Demam Berdarah Dengue (DBD), ada beberapa langkah pertama yang harus dilakukan orang tua di rumah agar tak bertambah parah.
Dokter Spesialis Anak Bethsaida Hospital Gading Serpong, dr. Venty, Sp.A, CIMI menegaskan bahwa DBD pada anak sering berkembang cepat. Karena itu, orang tua harus peka terhadap gejala awal dan tidak menunda pemeriksaan.
“Deteksi dini dan pemberian cairan yang cukup bisa sangat membantu mencegah kondisi menjadi lebih berat,” ujarnya, Rabu (17/9).
Ia menerangkan, DBD merupakan infeksi akut akibat virus dengue yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti. Data menunjukkan 73 persen kasus terjadi pada usia 5–44 tahun, dengan kematian terbanyak di kelompok anak usia 5–14 tahun. Fakta ini menjadi alarm penting bagi orang tua untuk lebih waspada.
Nyamuk Aedes aegypti biasanya berkembang biak di tempat penampungan air bersih, seperti tong air hujan atau barang bekas. Siklus hidupnya cepat, hanya 7–10 hari dari telur hingga dewasa, sehingga pengurasan tempat air minimal setiap seminggu sekali menjadi langkah pencegahan utama.
Adapun bila anak mengalami gejala DBD, dr. Venty menyebut bahwa beberapa tindakan yang perlu adalah memberikan cukup cairan untuk mencegah dehidrasi, mengompres dengan air hangat, memberi obat penurun panas sesuai anjuran dokter, serta terus memantau kondisinya.
"Bila muncul tanda bahaya, anak harus segera dibawa ke fasilitas kesehatan," ucapnya.
Untuk pencegahan di rumah, orang tua juga bisa menerapkan gerakan 3M Plus, yakni menguras tempat penampungan air, menutup rapat wadah air, serta mendaur ulang barang bekas.
Langkah tambahan seperti memelihara ikan pemakan jentik, menaburkan larvasida, memakai kelambu, hingga menggunakan obat nyamuk juga efektif memutus penyebaran.
Selain pencegahan lingkungan, vaksinasi dengue menjadi lapisan perlindungan tambahan bagi anak. Vaksin ini direkomendasikan untuk usia 4 tahun hingga dewasa 60 tahun.
“Vaksin membantu tubuh membentuk kekebalan terhadap virus dengue sehingga risiko sakit berat bisa ditekan,” jelas dr. Venty.
Direktur Bethsaida Hospital Gading Serpong, dr. Pitono, menambahkan pihaknya menyediakan layanan klinik anak dengan fasilitas diagnostik modern dan ketersediaan vaksin dengue.
“Kami berkomitmen memberikan layanan optimal agar anak-anak tumbuh sehat dan terlindungi,” tegasnya. (*)
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Susunan Pemain Denmark vs Portugal: Ruben Dias Siap Bawa Pulang Kemenangan
Prediksi Skor Israel vs Kosovo di UEFA Nations League: Dardanet Berpeluang Menang Tipis
Prediksi Skor Irlandia vs Austria di Liga Nations UEFA: Das Team Curi Poin
Alyssa Daguise Sedih Wajah Baby Soso Terekspos ke Publik
Prediksi Skor Vietnam vs Pakistan di FIFA ASEAN Cup: Golden Star Warriors Lumat Habis Shaheens
Injury Time Timnas Indonesia vs Bangladesh Jadi 7 Menit, John Herdman Beri Penjelasan
Prediksi Skor Polandia vs Rumania di Liga Nations UEFA: Biało-czerwoni Berburu Kemenangan
Fakta Sebenarnya Soal Hubungan Ashanty dengan Azriel Hermansyah
Prediksi Israel vs Kosovo di UEFA Nations League: Duel Ketat, Tim Tamu Berpeluang Menang
Gelar Pertemuan, BEM UI, SEMA UGM, dan KM ITB Sepakat Gelar Aksi Besar dalam Waktu Dekat

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022