Ilustrasi seorang wanita sedang berlatih dengan instrukturnya (Dok. Freepik)
JawaPos.com - Bayangkan sebuah terapi yang memadukan seni gerak dengan proses penyembuhan. Dance Movement Therapy atau DMT menghadirkan cara unik untuk menjaga kesehatan tubuh sekaligus menenangkan pikiran. Terapi ini semakin populer karena diyakini mampu menurunkan stres, membantu pemulihan berbagai penyakit, dan memperkuat hubungan antara tubuh dan jiwa.
Melansir dari Medical News Today, Dance Movement Therapy adalah bentuk psikoterapi yang menggunakan gerakan tari sebagai sarana meningkatkan kesejahteraan. Konsep ini berangkat dari keyakinan bahwa tubuh dan pikiran saling terhubung, sehingga perubahan pada tubuh akan memengaruhi kondisi mental seseorang.
Terapi gerak ini mulai berkembang pada tahun 1940-an ketika para penari menemukan bahwa tarian dapat menjadi media penyembuhan. Mereka melihat gerakan bukan hanya seni, tetapi juga alat untuk mengekspresikan emosi dan meredakan tekanan psikologis.
Menurut American Dance Therapy Association (ADTA), DMT menitikberatkan pada penyelarasan aspek fisik, mental, emosional, dan sosial. Dengan kata lain, kesehatan menyeluruh akan tercapai ketika tubuh dan pikiran bergerak harmonis.
Cara Kerja DMT
DMT berlandaskan keyakinan bahwa komunikasi nonverbal sama pentingnya dengan kata-kata. Gerakan tubuh menjadi bahasa untuk mengungkapkan perasaan yang sulit diutarakan secara lisan.
Selain menjadi sarana komunikasi, gerakan tari berfungsi sebagai media ekspresi, penilaian kondisi, dan intervensi. Seorang terapis akan menyesuaikan setiap sesi dengan kemampuan dan kebutuhan klien.
Perubahan fisik yang tercipta melalui gerakan diyakini dapat memengaruhi kondisi mental, sehingga latihan tubuh sederhana pun dapat memberikan dampak besar pada kesehatan psikologis.
Manfaat Psikologis
Berbagai studi awal menunjukkan bahwa DMT mampu mengurangi kecemasan, meningkatkan kualitas hidup, serta memperkuat kemampuan berpikir dan mengingat. Meta-analisis pada 2019 terhadap 41 uji klinis mendukung temuan ini.
Penelitian khusus tentang depresi juga menunjukkan hasil positif. Delapan studi menyimpulkan bahwa DMT dapat menjadi terapi efektif untuk orang dewasa yang mengalami gangguan suasana hati.
Selain itu, terapi ini membantu meningkatkan keterampilan interpersonal dan memberi efek jangka panjang bagi kesehatan mental, membuat seseorang lebih percaya diri dan bahagia.
Dampak pada Kesehatan Fisik
Manfaat DMT tidak hanya dirasakan secara emosional tetapi juga fisik. Terapi ini dapat meningkatkan keseimbangan, kekuatan otot, serta membantu pencegahan jatuh pada lansia.

Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Port FC di Piala Presiden 2026: Green Force Bisa Sapu Bersih Laga!
Update Kondisi Alex Martins! Dibawa ke Rumah Sakit, Pelatih Persebaya Surabaya Tunggu Kabar Terbaru
Suami Endah Fitrianingsih Sakit Hati ke Malik Bawazier Atas Kasus Perzinaan
Voli Indonesia Berduka, Mantan Pemain Jakarta Pertamina Enduro Meninggal Dunia
Prediksi Skor Persija Jakarta vs PSMS Medan di Piala Presiden 2026: Macan Kemayoran Jaga Asa ke Semifinal!
Jadwal Aston Villa vs Indonesia All Stars: Jam Kick-off, Siaran Langsung, dan Daftar Skuad
Hasil Babak Pertama Persebaya vs Port FC: Miguel Pereira Cetak Gol Perdana, Skor Masih 1-1
Prediksi Persebaya Surabaya vs Port FC: Bruno Moreira Dikabarkan Cedera, Bernardo Tavares Buka Peluang Rotasi Pemain
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
