
Ilutrasi ketika seseorang mengalami sinusitis (Dok. Freepik)
JawaPos.com - Kamu mungkin pernah mengalami pilek yang tidak kunjung sembuh selama berminggu-minggu meskipun sudah minum obat. Kondisi ini bisa jadi bukan hanya flu biasa, melainkan tanda awal dari sinusitis.
Sinusitis adalah peradangan pada rongga sinus di sekitar hidung dan mata yang menyebabkan produksi lendir berlebih. Banyak orang sering menyepelekan kondisi ini, padahal sinusitis yang tidak ditangani dengan baik dapat menimbulkan komplikasi serius.
Oleh karena itu, penting untuk lebih peka terhadap kondisi kesehatan tubuh. Untuk membantu mengenali kondisi ini, Harvard Medical School menjelaskan beberapa gejala umum yang dialami penderita sinusitis.
Gejala-Gejala Sinusitis yang Perlu Diwaspadai
Gejala utama sinusitis adalah sensasi tekanan yang menyakitkan di area wajah, yang lokasinya bergantung pada sinus mana yang terkena. Jika sakitnya terasa di dahi, itu adalah sinusitis frontalis.
Rasa sakit di sekitar pipi, rahang atas, dan gigi merupakan tanda sinusitis maksilaris. Sementara itu, rasa sakit di belakang mata menunjukkan sinusitis etmoid atau sfenoid, dan rasa sakit di ubun-ubun adalah gejala sinusitis sfenoid.
Rasa sakit ini akan semakin terasa saat penderita membungkuk ke depan. Gejala sinusitis juga sering disertai dengan hidung tersumbat dan keluarnya cairan hidung berwarna gelap.
Selain itu, lendir yang mengalir ke tenggorokan dari belakang hidung dapat menyebabkan bau mulut dan batuk. Beberapa penderita bahkan bisa kehilangan indera penciuman dan perasanya untuk sementara waktu.
Perawatan Sinusitis
Agar gejala-gejala ini tidak semakin parah, diperlukan penanganan yang tepat. Melansir dari laman Alodokter, ada panduan lengkap mengenai perawatan sinusitis, mulai dari perawatan mandiri di rumah, pemberian obat-obatan, hingga opsi operasi jika diperlukan.
Untuk perawatan mandiri, kamu bisa menggunakan pelembap udara (humidifier) untuk mengencerkan lendir. Pilihan lain adalah menghirup uap dari semangkuk air hangat atau mandi dengan air hangat. Kompres hangat di area wajah juga dapat membantu mengurangi rasa nyeri.
Selain itu, bersihkan hidung dengan larutan air garam yang bisa dibeli di apotek atau dibuat sendiri. Larutan ini efektif untuk mengencerkan lendir dan membersihkan sinus dari bakteri. Jangan lupa untuk minum banyak air putih, menghindari alkohol, dan beristirahat cukup agar sistem imun kuat melawan infeksi.
Jika perawatan mandiri tidak efektif, kamu bisa menggunakan obat-obatan yang sesuai dengan penyebab sinusitis. Untuk infeksi bakteri, dokter akan meresepkan antibiotik. Sedangkan untuk infeksi jamur, kamu bisa mengonsumsi obat antijamur.
Obat pereda nyeri seperti ibuprofen atau paracetamol dapat membantu mengurangi pusing dan demam. Untuk meredakan hidung tersumbat, kamu bisa menggunakan dekongestan. Namun, pastikan penggunaan obat-obatan ini sesuai dengan anjuran dokter dan dosis yang tepat.
Jika berbagai cara dan obat-obatan tidak memberikan hasil, dokter mungkin akan merekomendasikan tindakan operasi yang dikenal sebagai functional endoscopic sinus surgery (FESS). Operasi ini bertujuan untuk membuka atau melebarkan saluran sinus yang tersumbat, misalnya dengan mengangkat polip hidung atau menggunakan balon kecil untuk membuka saluran yang tersumbat.

Prediksi Skor Kanada vs Bosnia dan Herzegovina di Piala Dunia 2026: Alphonso Davies Diragukan Tampil!
Beredar Kabar Komedian Bolot Meninggal Dunia, Begini Faktanya
Prediksi Skor Korea Selatan vs Republik Ceko di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Bisa Pecahkan Rekor
Prediksi Skor Amerika Serikat vs Paraguay di Piala Dunia 2026: Pembuktian Magis Christian Pulisic
Prediksi Skor Timnas Qatar vs Swiss di Piala Dunia 2026: The Maroons Terancam Gagal Start Sempurna
Daftar Pemain Spanyol dan Tanjung Verde di Piala Dunia 2026
Prediksi Duel Seru Korea Selatan vs Ceko, Son Heung-min Jadi Kunci!
Daftar Pemain Amerika Serikat dan Paraguay di Grup D Piala Dunia 2026
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
Daftar Pemain Kanada dan Bosnia Herzegovina di Grup B Piala Dunia 2026
