Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 30 Agustus 2025 | 01.12 WIB

Sering Disebut Darah Manis, Kenali Prurigo, Kondisi Kulit Gatal yang Bekas Lukanya Sulit Hilang

Ilustrasi seseorang yang mengalami darah manis atau prurigo (Dok. Freepik)

JawaPos.com - Istilah 'darah manis' sering digunakan masyarakat untuk menggambarkan kondisi kulit yang mudah digigit nyamuk, memicu bentol gatal, atau gatal tanpa sebab yang jelas. Namun, dalam dunia medis, kondisi ini dikenal sebagai prurigo.

Dikutip dari Halodoc, prurigo adalah kondisi di mana kulit terasa gatal, dan jika digaruk akan lecet serta meninggalkan bekas luka yang sulit hilang. Meski sering dianggap sepele, prurigo bisa sangat mengganggu dan mengurangi rasa percaya diri.

Penyebab Kulit Mengalami Prurigo

Hingga saat ini, penyebab utama prurigo belum diketahui secara pasti. Namun, kondisi ini sering terlihat setelah seseorang merasa gatal dan terus menggaruknya hingga menimbulkan luka.

Beberapa ahli berpendapat bahwa prurigo terjadi akibat penebalan pada ujung saraf kulit. Ketika digaruk, saraf justru menjadi semakin sensitif, sehingga rasa gatal tidak kunjung reda. Jika terus dibiarkan, menggaruk bisa menyebabkan luka yang terinfeksi dan bekasnya sulit hilang.

Berikut adalah beberapa faktor yang menjadi pemicu seseorang terkena prurigo:

  • Gigitan Serangga

Gigitan serangga seperti nyamuk atau semut dapat memicu rasa gatal, yang kemudian mendorong keinginan untuk menggaruk hingga memperburuk kondisi kulit.

  • Stres

Seseorang yang mengalami stres sering kali kesulitan mengendalikan dirinya, termasuk dorongan untuk menggaruk kulit. Kondisi pikiran yang tidak stabil bisa menstimulus gerakan menggaruk berulang, yang akhirnya menyebabkan luka dan infeksi.

  • Masalah Kesehatan Tertentu

Berdasarkan data dari British Association of Dermatology, sekitar 80% penderita prurigo juga mengidap penyakit lain, seperti asma, demam, eksim, atau dermatitis herpetiformis. Meskipun demikian, hubungan pasti antara penyakit-penyakit ini dengan prurigo masih belum diketahui secara detail.

Upaya Penanganan terhadap Prurigo

Tujuan utama pengobatan prurigo adalah meredakan gatal pada kulit untuk mencegah garukan lebih lanjut. Melansir dari Alodokter, beberapa metode pengobatan yang disarankan meliputi:

  1. Salep atau obat oles yang mengandung tacrolimus untuk meredakan peradangan pada kulit. Produk yang mengandung vitamin D juga bagus digunakan agar menghambat produksi sel kulit berlebihan.
  2. Antihistamin bermanfaat untuk menghambat kerja senyawa histamin, sehingga dapat mengurangi reaksi alergi dan rasa gatal.
  3. Phototherapy merupakan jenis terapi menggunakan cahaya ultraviolet yang berguna untuk mengendalikan pertumbuhan sel kulit.
  4. Kortikosteroid adalah obat yang bekerja meniru peran hormon kortisol alami, yang diproduksi oleh kelenjar adrenal. Manfaat dari obat ini adalah mengurangi peradangan pada beberapa kondisi penyakit seperti asma, psoriasis dan juga prurigo.
Editor: Candra Mega Sari
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore