
Ilustrasi menjaga asupan serat (Freepik)
JawaPos.com – Konsumsi serat memang penting, tetapi tren fibermaxxing yang berlebihan dapat memicu gangguan kesehatan pencernaan dan metabolisme.
Fibermaxxing merupakan tren konsumsi serat secara ekstrem dengan jumlah melebihi batas kebutuhan harian tubuh.
Menurut Lewis Mattin, dosen senior Ilmu Hayati di Universitas Westminster, belum ada studi manusia kuat terkait asupan serat di atas 40 gram per hari.
Memahami batas aman konsumsi serat penting untuk menjaga keseimbangan nutrisi dan mencegah gangguan pencernaan serius.
Berikut 7 alasan tren fibermaxxing dapat membahayakan kesehatan jika konsumsi serat harian terlalu berlebihan dilansir dari laman Science Alert, Rabu (27/8):
1. Gangguan Pencernaan Akibat Serat Berlebih
Asupan serat tinggi secara tiba-tiba dapat menimbulkan kembung, sembelit, dan kram perut. Gejala ini terjadi karena usus tidak siap mencerna volume serat yang besar tanpa adaptasi bertahap.
Kondisi tersebut akan memburuk bila tubuh kekurangan cairan. Untuk mencegahnya, tingkatkan serat secara bertahap dan pastikan asupan air minimal 2 liter per hari.
2. Penyerapan Zat Besi Terhambat
Konsumsi serat berlebihan dapat mengganggu penyerapan zat besi dan beberapa mineral penting. Akibatnya, tubuh lebih rentan mengalami kelelahan, daya tahan tubuh menurun, serta anemia.
Risiko ini meningkat jika pola makan tidak mencukupi kebutuhan zat gizi makro dan mikro. Konsumsi makanan seimbang seperti daging tanpa lemak dan sayuran berwarna gelap bisa membantu menjaga kadar zat besi.
3. Hilangnya Keseimbangan Gizi
Tren fibermaxxing mendorong penggantian kelompok makanan lain dengan serat saja. Ketidakseimbangan ini dapat mengurangi asupan protein, lemak sehat, dan karbohidrat kompleks yang dibutuhkan tubuh.
Dampaknya meliputi gangguan metabolisme, energi rendah, serta penurunan massa otot. Kombinasi serat dengan sumber protein dan lemak baik tetap dibutuhkan untuk menjaga fungsi tubuh.
4. Peningkatan Gas dalam Usus

Prediksi Skor Kanada vs Maroko di Piala Dunia 2026: Singa Atlas Lebih Diunggulkan, Mampukah Les Rouges Balas Dendam?
Prediksi Skor Paraguay vs Prancis di 16 Besar Piala Dunia 2026: Ujian Konsistensi si Biru
Prediksi Skor Meksiko vs Inggris di Piala Dunia 2026: Kelemahan 3 Singa di Estadio Azteca
Prediksi Skor Brasil vs Norwegia di Piala Dunia 2026: Statistik Vikings Siap Hancurkan Samba
Prediksi Skor Brasil vs Norwegia: Bursa Taruhan Dunia Jagokan Selecao, Opta Beri Peluang Menang 53,6 Persen
Prediksi Skor Meksiko vs Inggris di Piala Dunia 2026: Ujian Konsistensi The Three Lions Demi Lolos Perempat Final!
Prediksi Skor Prancis vs Paraguay: Bursa Taruhan Jagokan Les Bleus, Opta Catat Peluang Menang 79,7 Persen!
Kisah Renato Veiga, Bek Timnas Portugal yang Tumbuh di Maroko hingga Memilih Memeluk Agama Islam
Prediksi Skor Kanada vs Maroko: Bursa Dunia Sepakat Pilih Atlas Lions, Opta Beri Peluang Menang 51,8 Persen
Prediksi Skor Inggris vs Meksiko: Bursa Taruhan Dunia Tetap Jagokan Three Lions, Rekor Angker Azteca Jadi Ancaman
