
Ilustrasi seorang ibu yang sedang membersihkan rambut anaknya dari kutu. (Freepik)
JawaPos.com - Kutu rambut adalah masalah yang cukup sering dialami, terutama pada anak-anak. Namun, tidak menutup kemungkinan terjadi pada orang dewasa akibat tertular.
Tanda paling umum adanya kutu rambut adalah rasa gatal yang terus-menerus di kulit kepala akibat air liur kutu setelah menggigit. Gejala lainnya yaitu munculnya bintik merah kecil, iritasi kulit, serta sulit tidur karena rasa gatal di malam hari.
Telur kutu atau nits biasanya terlihat menempel erat pada batang rambut dekat kulit kepala, menyerupai ketombe namun sulit dihilangkan dengan sisir biasa. Diperlukan sisir bergigi halus untuk menjerat telur kutu dari rambut dan mengeluarkannya.
Penyebab Terkena Kutu Rambut
Dikutip dari Halodoc, kondisi ini disebabkan oleh kutu jenis Pediculus humanus var capitis. Makhluk ini hanya berukuran sebesar biji wijen, dan bertahan hidup dengan menghisap darah manusia.
Kutu rambut menular dari kontak langsung dari kepala penderita atau barang yang mereka gunakan. Tanpa perantara, kutu tidak bisa berpindah tempat, karena pergerakannya terbatas dan hanya bisa merayap di rambut.
Penggunaan barang secara bersamaan seperti sisir, topi, headphone atau bantal bisa menjadi faktor terjadinya penularan kutu rambut. Kutu dewasa dapat bertahan 3-4 minggu di rambut, proses mereka berkembangbiak juga tergolong cepat sehingga perlu diidentifikasi seawal mungkin.
Diagnosis Kutu Rambut oleh Dokter
Penderita kutu rambut akan ditanyakan kondisinya dan diperiksa kondisi rambutnya oleh dokter. Bila kutu belum terlihat keberadaannya, maka akan dilakukan pemeriksaan selanjutnya menggunakan sisir bergigi halus (serit).
Dikutip dari Alodokter, tahapan penggunaan sisir serit yaitu dimulai dengan dokter menyisir rambut pasien menggunakan sisir biasa untuk mengurai rambut yang kusut. Kemudian, gunakan sisir serit perlahan dari arah kulit kepala menuju ujung rambut.
Pastikan seluruh area rambut telah disisir, lalu cek pada sisir tersebut apakah terdapat kutu rambut atau telurnya yang menyangkut pada sisir. Jika pada proses ini masih belum terlihat tanda-tanda keberadaan kutu maka bisa dilakukan ke pemeriksaan lainnya.
Pemeriksaan berikutnya dilakukan menggunakan wood lamp, perangkat akan menyorot rambut dengan sinar ultraviolet, sehingga kutu rambut dan telurnya akan terlihat bercahaya di bawah sinar lampu ini. Hal ini tentunya akan memudahkan dokter dalam mendiagnosis kondisi kutu rambut pada pasien.
Solusi untuk Mengatasi Kutu Rambut
Pembersihan menggunakan sisir serit merupakan salah satu cara yang bisa digunakan untuk menghilangkan kutu rambut. Selain itu, gunakan juga sampo penghilang kutu yang mengandung permethrin. Produk sampo ini dijual bebas tanpa perlu resep dokter.
Kedua cara tersebut perlu dilakukan secara berkala, agar semua benih kutu pada rambut bisa dibasmi secara keseluruhan. Setelah membasmi kutu pada rambut, bersihkan semua pakaian dan ataupun barang yang berisiko menjadi perantara penularan menggunakan air panas atau disinfektan. (*)
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Thailand vs Vietnam Leg 1 Final Piala AFF 2026: Gajah Perang Terlalu Perkasa di Rajama
Jadi Tersangka, Ini Kronologi Penipuan yang Dilakukan Ruben Onsu
Ruben Onsu Jadi Tersangka, Begini Reaksi Pengacara Minola Sebayang
Prediksi Skor Marseille vs Strasbourg: Rekor 15 Laga Jadi Modal Les Phoceens
Respons Tantangan Wagub Kalbar, Gubernur Jabar KDM: Mohon Maaf, Tak Maksud Membandingkan
Pemerintah Bakal Menata Guru, PGRI Sebut Ada Harapan Baru bagi Pendidikan Indonesia
Ruben Onsu Ditetapkan Tersangka Kasus Penipuan dan Penggelapan, Dipanggil Minggu Depan
Prediksi Skor Ipswich vs Sunderland: The Black Cats Berpeluang Curi Poin di Portman Road
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Ribuan Ojol Hadiri Kopdar Kebangsaan Jaga Jakarta, Ada Perpanjangan SIM Gratis
