Ilustrasi anak laki-laki yang kesepian (Dok. Freepik)
JawaPos.com - Anda pernah merasa 'berbeda' dan memiliki gangguan psikis di usia dini? Bisa jadi itulah saat di mana First Episode Psychosis (FEP) terjadi.
First Episode Psychosis adalah kondisi kesehatan mental di mana seseorang mengalami gejala psikotik pertamanya, seperti halusinasi, delusi, dan pemikiran yang tidak teratur sehingga bisa menyebabkan kesulitan membedakan antara realitas dan ketidaknyamanan.
Menentukan saat pertama kali seseorang mulai mengalami psikosis bukanlah hal yang mudah. Banyak orang muda melaporkan bahwa mereka tiba-tiba merasa sangat terfokus pada suatu pikiran, seolah dunia di sekitar menjadi asing dan tidak dapat dipercaya.
Ada berbagai faktor penyebab psikosis, mulai dari kecenderungan genetik, tekanan emosional, trauma masa lalu, bahkan kondisi medis atau penyalahgunaan zat.
Dalam beberapa kasus, psikosis bisa menjadi pertanda awal gangguan jiwa serius seperti skizofrenia atau bipolar.
Tanda Kamu Mengalami First Episode Psychosis (FEP)
Melansir dari National Alliance on Mental Illness (NAMI), berikut gejala yang layak diwaspadai sebagai indikasi awal psikosis:
Bagaimana dengan Penanganannya?
Penanganan pada tahap awal psikosis (first-episode psychosis) memberikan harapan pemulihan terbesar, bisa memperlambat, menghentikan, bahkan membalikkan efek psikosis.
Pendekatan paling efektif adalah Coordinated Specialty Care (CSC), suatu model perawatan terpadu untuk psikosis tahap awal.
CSC menitikberatkan pada pendekatan berbasis tim yang dirancang khusus untuk kebutuhan unik setiap individu, seperti:
Menangani psikosis sejak awal sangat penting karena membuka peluang besar untuk perubahan positif.
Dengan bantuan yang tepat, gejalanya bisa dikendalikan dan kualitas hidup penderita bisa terjaga. Percepatan intervensi menjadi langkah pertama menuju jalur pemulihan yang lebih baik.

Prediksi Skor Amerika Serikat vs Bosnia dan Herzegovina di Piala Dunia 2026: The Stars and Stripes Tak Ingin Malu!
Prediksi Skor Swiss vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Granit Xhaka Cs Siap Libas El Khadra Demi Tiket 16 Besar
Prediksi Skor Spanyol vs Austria di Piala Dunia 2026: Lamine Yamal Jadi Pembeda
Prediksi Skor Belgia vs Senegal di Piala Dunia 2026: Setan Merah Emoh Angkat Koper Lebih Dulu!
Brasil vs Norwegia: Memori 1994 dan 1998, Misi Balas Dendam Generasi Emas Erling Haaland di Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Portugal vs Kroasia di 32 Besar Piala Dunia 2026: Joao Felix Pede Singkirkan Skuad Vatreni!
Prediksi Skor Inggris vs RD Kongo: Bursa Jagokan Three Lions, Opta Beri Peluang Menang 73,9 Persen
Silaturahmi dengan Suporter PSIS, Malut United Pastikan Tak Pakai Nama Semarang dan Siap Mengalah soal Stadion
Ditunggu Saja! Persebaya Surabaya Siapkan 7 Pemain Asing Baru Usai Rombak Skuad Musim Lalu
Prediksi Skor Portugal vs Kroasia di Piala Dunia 2026: Misi Berat Cristiano Ronaldo Cs Lolos ke 16 Besar
