
Dicek: Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono melihat pembukaan program Cek Kesehatan Gratis di Kota Depok, Senin (4/8). (Febry Ferdian/ Jawa Pos)
Kota Depok - Secara serentak, program Cek Kesehatan Gratis (CKG) telah dimulai di seluruh wilayah di Indonesia. Sejumlah murid yang mendapat program tersebut masih merasa asing. Beberapa diantaranya berdebar ketika menjalani pemeriksaan yang mencakup hampir seluruh tubuh.
Denta, salah satu siswa di SD Prestasi Global, mengaku sempat deg-degan ketika harus menjalani pemeriksaan. Dia mendapat pengecekan tubuh, mengukur tinggi, berat badan, pemeriksaan mata dan kuping serta tangan. Selain itu, Denta juga harus disuntik untuk mendapat imunisasi campak dan rubella.
“Nggak sakit. Awal deg-degan. Tapi kata dokter nggak ada gigi yang bolong. Matanya juga bagus, kata dokter,” jelas Denta.
Senada dengan Denta, Mahija Kavin yang juga merupakan siswa Kelas 1 SD Prestasi Global mengatakan, sempat takut sebelum disuntik, namun ternyata rasanya hanya seperti digigit semut.
“Kayak digigit semut (Disuntik). Nggak sakit,” sebut dia.
Kegiatan di Depok ini juga dihadiri oleh Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono. Dia menjelaskan, program CKG tahun ini menargetkan sebanyak 53 juta anak sekolah di seluruh Indonesia. Menurut Dante, penyelenggaraan di sekolah dinilai lebih efektif karena memudahkan akses dan koordinasi.
“Kita lakukan ini di awal tahun ajaran baru, sekarang kan awal tahun ajaran baru. Muridnya masih ngumpul, masih siap-siap, sesudah liburan, terus petugasnya datang ke sini, itu yang kita lakukan,” ucapnya.
Dia menambahkan, program ini berbeda dengan kegiatan serupa yang diluncurkan pada momen Hari Ulang Tahun CKG Februari lalu, karena menyasar kelompok usia yang berbeda.
“Jadi sebenarnya beda dengan pemeriksaan kesehatan yang dilakukan waktu spesial hari ulang tahun dicetus Februari kemarin. Karena itu kelompok-kelompok umur kan beda-beda. Kelompok umur anak yang diperiksa tertentu, kelompok dewasa yang diperiksa tertentu, kelompok lansia yang diperiksa tertentu. Jadi memang supaya kita bisa cost effective dan menajamkan diagnosis, pemeriksaannya itu tidak sama, tiap-tiap kelompok beda-beda,” jelasnya.
Dante pun mengapresiasi pelaksanaan CKG di SD Prestasi Global yang menurutnya berlangsung menyenangkan dan disukai siswa.(bry)

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
12 Rekomendasi Mall Terbaik di Tangerang 2026: Destinasi Belanja, Kuliner & Lifestyle Favorit
Update Klasemen Usai MotoGP Catalunya 2026: Jorge Martin Gigit Jari, Bezzecchi Masih Tak Tersentuh
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Catalunya 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama Start P20
