Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 22 Juli 2025 | 21.51 WIB

Penyebab Epilepsi, Cerebral Palsy, dan Diabetes versi RSUD BDH

ILUSTRASI: Dokter memeriksa pasien anak. (Wahyu Zanuar Bustomi/Jawa Pos) - Image

ILUSTRASI: Dokter memeriksa pasien anak. (Wahyu Zanuar Bustomi/Jawa Pos)

JawaPos.com - Penyebab penyakit kronis pada anak cukup beragam dan kompleks. Di RSUD BDH, epilepsi, cerebral palsy (CP), dan diabetes mellitus (DM) adalah tiga jenis paling sering ditemukan. Untuk epilepsi, sebagian besar tidak diketahui penyebab pastinya. “Bisa muncul sejak bayi, dan penyebabnya tidak spesifik. Namun, bisa juga akibat infeksi otak atau trauma,” jelas dr. Agus.

Sementara untuk CP, gangguan sudah bisa dideteksi sejak bayi. Tanda-tandanya terlihat dari otot kaku, anak lamban bergerak, dan kesulitan berdiri atau berjalan. Penyebab CP biasanya berkaitan dengan gangguan saat kehamilan atau persalinan, seperti kekurangan oksigen di otak atau bayi lahir prematur.

Untuk kasus diabetes mellitus pada anak, mayoritas disebabkan oleh faktor autoimun dan genetik. Diabetes tipe 1 menjadi jenis yang paling banyak ditemukan. Bukan karena obesitas seperti pada orang dewasa. Autoimun menyerang sel pankreas sehingga tubuh tidak bisa memproduksi insulin.

Karena sifatnya kronis dan menyerang sejak usia dini, penyakit ini berdampak besar terhadap kualitas hidup anak. Karena itu, dr. Agus menegaskan pentingnya deteksi dini, kontrol rutin, serta pemahaman keluarga dalam mendampingi pasien kecil mereka agar tetap bisa tumbuh dengan baik meski memiliki penyakit kronis.(omy)

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore