Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 11 Juli 2025 | 06.47 WIB

Cerita Influencer Cilik Ryu Kintaro Berjuang Melawan Alergi Susu Sapi

Influencer cilik Ryu Kintaro. (Abdul Rahman/Jawapos) - Image

Influencer cilik Ryu Kintaro. (Abdul Rahman/Jawapos)

JawaPos.com - Ryu Kintaro, influencer cilik menceritakan pengalamannya yang pernah mengalami alergi susu sapi di usia dini. Reaksi yang terjadi, dia mengalami gatal-gatal pada bagian tubuhnya dan perutnya jadi sakit.

Kondisi tersebut tentu saja membuatnya merasa tidak nyaman. Orang tuanya lantas membawanya ke dokter dan Ryu Kintaro divonis mengalami alergi susu sapi.

Orang tua Ryu Kintaro kemudian mengalihkannya ke jalur alternatif susu kedelai. Pilihan ini terbukti membawa dampak positif pada kondisi kesehatannya dan juga tidak menghambat pertumbuhannya.

"Mama awalnya bingung kenapa kulit aku gatal-gatal. Setelah diperiksa, ternyata aku sensitif susu sapi," kata Ryu Kintaro dalam acara Soyalympic Door of Future 2025 di bilangan Jakarta Selatan.

Orang tua dari influencer yang sudah memiliki bisnis sendiri yang masih merupakan anak di bawah umur, juga berusaha mengatasi alerginya dengan sejumlah cara. Salah satunya memberikan Ryu jamu. Alhasil, alergi susu sapinya terus berkurang dari waktu ke waktu.

"Setelah umur 6 atau 7 tahun, aku tidak lagi mengalami alergi susu sapi," paparnya.

Alergi susu sapi merupakan salah satu jenis alergi yang paling umum dialami oleh anak-anak. Sayangnya, gejalanya kerap disalahartikan sebagai masalah ringan seperti gangguan pencernaan atau ruam biasa. 

Jika tidak ditangani secara tepat, alergi ini bisa berdampak buruk pada tumbuh kembang anak, terutama dalam fase emas pertumbuhan mereka. Menurut data medis, sekitar 25–80 persen anak memiliki risiko alergi jika ada riwayat alergi di dalam keluarga.

Tak heran jika 70,6 persen orang tua merasa cemas mengenai kemungkinan anak mereka terkena alergi makanan, terutama mereka yang memiliki riwayat dalam keluarga. Prof. Dr. Budi Setiabudiawan, dr. Sp.A(K), M.Kes, selaku dokter spesialis alergi dan imunologi anak mengingatkan akan pentingnya pendekatan holistik dalam penanganan alergi. 

"Jika anak sensitif terhadap susu sapi, harus menghindarinya. Untuk tumbuh kembang anak, sebaiknya menggunakan ASI saja dulu jika masih menyusu. Dan selama menyusui, ibunya tidak mengonsumsi makanan dan minuman yang mengandung susu sapi dan turunannya. Tapi, jika anak sudah tidak menyusu, bisa menggunakan susu kedelai sebagai alternatif,"ungkapnya.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore