Ilustrasi air minum. (Pexels)
JawaPos.com – Air minum memainkan peranan penting untuk kesehatan tubuh. Sebab, organ-organ penting dalam tubuh memerlukan cairan yang cukup untuk menjalankan perannya.
Kualitas air putih sangat penting bagi kesehatan ginjal dan organ tubuh lainnya. Pasalnya, air membantu tubuh membawa zat gizi, membuang racun, dan menjaga keseimbangan sistem tubuh. Sehingga jika salah pilih air minum, fungsi organ bisa terganggu, bahkan membahayakan kesehatan dalam jangka panjang.
Namun, jika kebanyakan orang fokus pada jumlah air minum yang dikonsumsi per harinya, ternyata ada yang lebih penting. Yakni meminum air yang benar-benar lepas dari komponen logam berat di dalamnya. Untuk itu, penting untuk menyaling dan memasak air sebelum dikonsumsi. Salah satunya air murni yang dikenal sudah dimurnikan untuk mengurangi kontaminasi logam dan isu kesehatan lainnya.
Dalam penelitian Maria Latif yang diterbitkan dalam jurnal Applied Water Science Vol 15 issue 12 pada 2025, disebutkan kalau komponen mineral dan logam berat di dalam air minum memiliki dampak signifikan dalam meningkatkan penyakit karsinogenik dan ginjal kronis. Dalam studinya, ia menekankan pentingnya air murni yang sudah dimurnikan untuk mengurangi kontaminasi logam dan isu kesehatan lainnya.
Sehingga, merujuk pada hasil studi tersebut, air minum yang baik merupakan yang telah melalui proses purifikasi dan multifiltrasi sehingga tidak lagi terkandung logam berat di dalamnya.
Salah satunya air minum yang air telah dimasak di atas suhu 110°C melalui proses distilasi adalah Amidis. Dalam kesempatan berbeda, Dokter Ikhsanuddin Qoth'i menyatakan, kebutuhan cairan harian manusia adalah 30 atau 40 cc/30 atau 40 ml per kilogram berat badan per hari. Dan biasanya setara dengan sekitar 1500 ml.
“Amidis itu sendiri melalui proses disaring (multi filtrasi), yang disaring berulang-ulang dan kemudian dilanjutkan dengan proses distilasi atau pemasakan suhu 110°C, dimana uap hasil pemanasan tersebut lalu didinginkan, sehingga yang diambil hanya uapnya saja,” ujarnya baru-baruini dalam keteranga tertulis.
Sementara itu, Head of Marketing Amidis, Astrid Adelaide Siregar mengatakan, Amidis sendiri memang melalui tiga tahap utama pemurnian air, yakni Multi Filtration, Purification dikenal pemurnian lanjutan, dan Distilasi yakni proses penyulingan air, di mana air dipanaskan di atas suhu 110°C dan uapnya dikondensasi menjadi air murni dengan tingkat kemurnian 0 PPM.
“Artinya tidak mengandung zat terlarut, termasuk mineral atau senyawa lain, benar-benar H₂O murni. Jadi, Amidis adalah air minum yang sudah dimasak,”ujarnya.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
18 Oleh-Oleh Khas Tulungagung Ini Wajib Dibeli Jika Berkunjung, dari Kuliner hingga Kerajinan Tradisional
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
