Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 25 April 2025 | 00.18 WIB

Mengenal Fungal Acne: Bukan Jerawat Biasa, Ini Cara Mengobatinya

Fungal Acne yang menyebabkan gatal dan kemerahan. (Dok. freepik) - Image

Fungal Acne yang menyebabkan gatal dan kemerahan. (Dok. freepik)

JawaPos.com - Fungal acne, sesuai namanya adalah kondisi kulit yang disebabkan oleh infeksi jamur, Malassezia. Ketika kulit mengalami fungal acne, sebagaimana dilansir dari my.clevelandclinic.org, muncul benjolan kecil seperti bruntusan yang berkelompok. Benjolan ini biasanya terasa gatal dan menyebabkan kemerahan (papula) di kulit.

Tidak jarang benjolan ini membesar dan berubah menjadi jerawat putih kecil yang berisi nanah putih (pustula). Kondisi ini juga dikenal sebagai Malassezia folliculitis atau Pityrosporum folliculitis.

Sering kali disalahartikan sebagai jerawat biasa (acne vulgaris), fungal acne memiliki perbedaan utama yaitu rasa gatal. Penyebabnya juga berbeda, fungal acne disebabkan oleh infeksi jamur sedangkan jerawat biasa disebabkan oleh sumbatan bakteri, minyak, dan sel kulit mati. Karena itu, pengobatan kedua jenis jerawat ini berbeda.

Fungal acne bisa dialami siapa saja, terutama bagi pemilik kulit yang cenderung berminyak. Fungal acne juga bisa terjadi di kulit yang panas, lembab, dan berkeringat.

Penyebab Fungal Acne

Faktanya, hampir semua orang memiliki jamur Malassezia secara alami pada kulit. Yang menyebabkan masalah adalah ketika folikel rambut rusak atau tersumbat, sehingga jamur masuk k edalam kulit. Folikel dapat rusak karena beberapa hal, yaitu:

  • Gesekan kulit yang berlebihan
  • Kulit dibiarkan panas dan terlalu lembab
  • Mencukur/waxing rambut
  • Menggunakan pakaian ketat
  • Terlalu sering menyentuh/menggosok kulit

Gejala Fungal Acne

Yang paling terlihat ketika kulit mengalami fungal acne adalah benjolan kecil yang berkelompok, terlihat seperti ruam. Setiap jerawat bisa memiliki lingkaran merah di sekitarnya. Selain itu ada beberapa sensasi yang terasa, seperti gatal, nyeri, atau seperti terbakar.

Fungal acne bisa muncul di berbagai bagian tubuh, namun paling umum ditemukan di dagu, dada, dahi, leher, lengan atas, bahu, ataupun punggung atas. Gejala ini bisa diredakan dengan beberapa metode tambahan untuk mempercepat penyembuhan, seperti memngompres dengan kain hangat atau mengehentikan aktivitas yang bisa menyebabkan kerusakan folikel rambut seperti mencukur atau memakai pakaian ketat.

Penanganan dan Pengobatan

Jika beberapa gejala diatas kamu alami, lebih baik periksakan ke dokter umum ataupun dokter kulit. Biasanya dokter akan meresepkan obat antijamur oral (minum) atau topikal (obat luar) untuk mengobati fungal acne.

Obat antijamur oral yang paling efektif adalah fluconazole atau itraconazole. Sedangkan untuk pengobatan topikal biasanya berupa krim antijamur atau sampo antijamur.

Biasanya, dokter akan memberikan pengobatan topikal terlebih dahulu sebelum beralih ke obat oral. Contoh pengobatan topikal adalah econazole, ketoconazole, atau sampo selenium sulfide yang biasanya digunakan untuk ketombe.

Untuk pengobatannya, lebih baik kamu memeriksakannya ke dokter untuk mengetahui apakah benar kamu mengalami fungal acne, dan bagaimana pengobatan terbaik untuk kulitmu. Obat antijamur khususnya yang oral juga memiliki beberapa efek samping seperti diare, mual dan muntah, sakit perut, hingga resiko kerusakan hati.

Pencegahan

Editor: Siti Nur Qasanah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore