JawaPos.com - Menahan lapar dan dahaga saat puasa Ramadhan menjadi tantangan tersendiri bagi penderita GERD. Perubahan pola makan ini bisa memicu asam lambung naik. Lantas, bagaimana cara agar tetap nyaman berpuasa?
Dosen Kedokteran di FIKKIA Universitas Airlangga, dokter Kurnia Alisaputri menerangkan bahwa Gastroesophageal Reflux (GER) adalah kondisi di mana asam lambung naik ke kerongkongan.
"Gejala ini mengakibatkan sensasi terbakar di dada dan gangguan pencernaan lain. Jika tidak tertangani dengan baik, dapat menjadi penyakit yang disebut Gastroesophageal Reflux Disease (GERD)," terang dokter Kurnia, Minggu (16/3).
GERD dimulai ketika asam lambung naik ke kerongkongan yang terjadi secara sporadis, dikenal sebagai Gastroesophageal Reflux (GER). Kondisi tersebut bisa dialami oleh siapa saja dan mengganggu aktivitas sehari-hari.
Oleh karena itu, selama bulan Ramadhan ini, penting bagi penderita GERD untuk mengatur pola makan dan gaya hidup agar asam lambung tidak naik dan bisa menjalankan ibadah puasa dengan nyaman.
“Berpuasa sebenarnya membantu menormalkan hormon stres seperti kortisol yang dapat meningkatkan asam lambung. Artinya, penderita GERD tetap aman menjalankan puasanya asal tetap berhati-hati," imbuhnya.
Baca Juga: 7 Rekomendasi Takjil yang Gurih dan Lezat, Cocok untuk Berbuka Puasa RamadjanDokter Kurnia juga menuturkan manfaat lain dari berpuasa, yakni dapat meningkatkan hormon endorfin dan serotonin. Kedua hormon ini berkontribusi menjaga keseimbangan sistem pencernaan.
"Dengan menjaga ketercukupan energi selama berpuasa, ini membantu penderita GERD mengontrol stres agar tidak memicu gejala," ujar Ahli penyakit di RSUD Blambangan Banyuwangi tersebut.
Agar energi dalam tubuh bertahan lebih lama, penderita GERD disarankan makan sahur menjelang imsak. Jika tidak ada aktivitas di malam hari, sebaiknya segera istirahat setelah tarawih untuk menjaga ketercukupan waktu tidur.
"Tidak kalah penting, hindari makanan pedas, bersantan, asam, dan berkalori tinggi. Termasuk hindari makan dalam porsi besar saat berbuka. Penderita GERD dapat menaikkan konsumsi sayur, buah, dan daging segar," tukasnya.
(*)