Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 11 Januari 2025 | 03.46 WIB

Simak dan ketahui, Alasan di Balik Membekukan Susu sebagai Salah Satu Cara Mencegah Agar Susu Tidak Rusak

Ilustrasi susu segar yang dapat dibekukan. (Pixabay) - Image

Ilustrasi susu segar yang dapat dibekukan. (Pixabay)

JawaPos.com - Seringkali kita membeli dan menyimpan susu hingga mencapai tenggat kadaluarsa dengan waktu yang singkat, meski kemasannya masih belum dibuka. Lalu, mungkinkah kerusakan pada susu dapat dicegah dengan membekukannya?

Seperti halnya yang telah biasa kita lakukan dengan membekukan makanan untuk memperpanjang masa penyimpanannya, apakah hal ini dapat juga diterapkan pada susu?

Sebagian besar susu atau produk susu yang kita konsumsi dapat dibekukan dan digunakan nanti. Department of Agriculture (USDA) Amerika Serikat mengatakan bahwa susu dapat didinginkan atau disimpan di dalam lemari es selama 7 (tujuh) hari.

Sedangkan buttermilk selama sekitar 2 (dua) minggu. Namun, apabila dibekukan, susu ataupun buttermilk dapat dibekukan sekitar selama 3 (tiga) bulan.

Selaras dengan hal tersebut, Food and Drug Administration (FDA) Amerika Serikat mengatakan bahwa, susu tawar dan susu yang diberi perasa harus dikonsumsi sesuai dengan tanggal kadaluarsa yang ada pada kemasan.

Hal ini demi menjaga agar rasa susu tersebut masih tetap segar dan berkualitas. Sedangkan apabila anda membeli susu bebas laktosa, sebaiknya susu tersebut disimpan di dalam lemari es dan dikonsumsi dalam waktu seminggu setelah kemasan dibuka.

Dilansir dari Times of India, untuk pembekuan susu bebas laktosa, Departemen Keamanan Pangan tidak menyarankan hal tersebut. Sebagian besar ahli gizi dan kesehatan menyarankan untuk mengkonsumsi susu sesuai tanggal kadaluarsa pada kemasan.

Meskipun mengkonsumsi susu yang telah dibekukan itu aman, akan tetapi ada beberapa hal yang harus anda ingat dan perhatikan, yakni:

  1. Dari sudut pandang gizi, susu segar ataupun susu beku hampir identik. Sehingga kualitasnya tidak jauh berbeda.
  2. Sebelum membekukan susu, pindahkan susu terlebih dahulu ke dalam kantong atau wadah kedap udara yang aman untuk disimpan dalam freezer. Hal ini dapat mencegah kemasan pecah.
  3. Jangan mencairkan susu di suhu ruangan, cairkan susu semalaman di lemari es agar tidak terkontaminasi dengan bakteri.
  4. Jika berencana memasak menggunakan susu, Anda dapat langsung mencairkannya dalam panci atau wajan yang sedang Anda masak.
  5. Susu beku mungkin tidak memiliki rasa dan tekstur yang sama, karena pembekuan dapat memisahkan lemak. Jadi, susu mungkin tidak cukup nikmat unutk diminum, tetapi Anda dapat mencampurnya untuk dimasak, dipanggang, atau campuran smoothie.

Produk olahan susu

Terdapat beberapa olahan susu yang dapat Anda konsumsi, dan beginilah cara menjaga kelayakan olahan susu untuk Anda dikonsumsi:

  1. Yogurt dapat disimpan dalam lemari es pada suhu 40 derajat fahrenheit selama satu atau dua minggu dan dapat dibekukan pada suhu 0 derajat fahrenheit selama satu hingga dua bulan.
  2. Keju lunak seperti keju Cottage, Ricotta, atau Brie dapat disimpan dalam lemari es selama satu minggu, namun, keju ti=ersebut tidak dapat dibekukan.
  3. Keju keras seperti Cheddar, Swiss, dan Parmesan dapat disimpan di lemari es selama enam bulan sebelum membuka kemasannya, dan tiga hingga empat minggu setelah dibuka. Keju ini dapat dibekukan selama periode enam bulan.
  4. Keju olahan dapat didinginkan selama satu atau dua bulan, tetapi tidak dapat membeku dengan baik.
  5. Krim keju atau asam aman disimpan di lemari es selama satu hingga tiga minggu, tetapi tidak dapat dibekukan.
Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore