Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 29 Desember 2024 | 16.48 WIB

7 Cara Efektif Mengurangi Asupan Garam: Rahasia Jaga Tekanan Darah dan Kesehatan Jantung Sehari-hari

Ilustrasi menaburkan garam pada makanan. (Freepik) - Image

Ilustrasi menaburkan garam pada makanan. (Freepik)

JawaPos.com–Garam sering digunakan untuk meningkatkan cita rasa makanan. Namun, konsumsi garam berlebih dapat mempengaruhi kesehatan, khususnya tekanan darah.

Garam merupakan senyawa kimia yang terdiri dari natrium dan klorida. Senyawa ini penting untuk tubuh, tetapi konsumsi berlebih dapat berdampak negatif.

Mengetahui dampak konsumsi garam yang tinggi sangat penting untuk kesehatan jangka panjang. Mengurangi asupan garam dapat membantu menjaga tekanan darah tetap normal. Berikut tujuh cara efektif mengurangi asupan garam untuk menjaga tekanan darah dan kesehatan jantung sehari-hari dilansir dari laman Newsinhealth.

  1. Dampak pada Tekanan Darah

Garam berlebih meningkatkan tekanan darah. Hal ini disebabkan oleh natrium dalam garam yang menyebabkan tubuh menahan cairan.

Cairan tambahan ini menambah beban pada jantung dan pembuluh darah. Tekanan darah tinggi atau hipertensi dapat merusak organ tubuh seperti jantung dan ginjal.

Penelitian menunjukkan bahwa pengurangan asupan garam dapat menurunkan tekanan darah. Mengontrol tekanan darah sangat penting untuk mencegah penyakit kardiovaskular.

  1. Kaitan dengan Kanker Lambung

Asupan natrium tinggi terkait risiko kanker lambung. Studi menunjukkan bahwa konsumsi garam berlebih dapat merusak lapisan lambung.

Kerusakan ini memudahkan terbentuknya sel kanker. Meskipun masih diperlukan penelitian lebih lanjut, sudah ada bukti kuat mengenai risiko ini.

Mengurangi konsumsi garam dapat membantu menurunkan risiko kanker lambung. Penting untuk memperhatikan asupan garam dalam makanan sehari-hari.

  1. Jumlah Konsumsi yang Dianjurkan

Rekomendasi konsumsi garam kurang dari 2.300 mg. Untuk individu dengan hipertensi, batasnya adalah 1.500 mg per hari.

Saat ini, banyak orang mengonsumsi sekitar 3.600 mg natrium per hari, jauh di atas rekomendasi. Mengurangi asupan garam dapat membantu mengurangi risiko kesehatan.

Hal ini terutama penting bagi mereka dengan kondisi medis tertentu. Konsumsi sesuai anjuran dapat mendukung kesehatan optimal.

  1. Manfaat Pengurangan Garam

Mengurangi garam menurunkan risiko penyakit. Studi menunjukkan pengurangan 3 gram per hari dapat mencegah banyak kasus penyakit jantung dan stroke.

Penurunan asupan garam juga dapat mengurangi angka kematian tahunan secara signifikan. Semua kelompok masyarakat akan mendapat manfaat dari pengurangan garam. Perempuan, orang tua, dan orang muda semuanya menunjukkan perbaikan kesehatan. Mengurangi garam memberikan dampak kesehatan yang besar.

  1. Upaya Pengurangan di Negara Lain

Inggris sukses mengurangi konsumsi garam 15 persen. Kolaborasi dengan industri makanan dan edukasi masyarakat adalah kunci keberhasilan.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore