
Ilustrasi ayah dan anak. (Freepik)
JawaPos.com - Faktor karena kurang tidur, masalah keuangan, tanggung jawab baru, atau perubahan dalam dinamika hubungan, para ayah juga harus menghadapi berbagai tantangan. Perubahan besar dalam kehidupan ini dialami oleh kedua orang tua.
Di samping itu, para ayah dan orang tua lainnya mungkin merasa bersalah atas apa yang sedang dialami pasangan mereka, terutama karena mereka tidak yang menyusui di tengah malam atau yang baru pulih dari proses melahirkan.
Data menunjukkan bahwa jumlah pria yang mengalami depresi di tahun pertama setelah menjadi ayah dua kali lipat dibandingkan dengan populasi umum. Sekitar 25 persen ayah melaporkan gejala depresi ringan, dan sekitar 10 persen hingga 12 persen di antaranya didiagnosis dengan depresi.
Ayah yang baru pertama kali punya anak cenderung lebih rentan terhadap baby blues dibandingkan dengan ayah yang sudah memiliki anak sebelumnya. Merangkum Nct.org.uk, berikut ini berbagai faktor, tanda, dan dampak ayah terkena baby blues bagi pasangan serta pertumbuhan anak.
Faktor-faktor penyebab baby blues pada ayah
Ayah yang berusia di bawah 25 tahun lebih rentan terkena baby blues dibandingkan dengan ayah yang lebih tua. Namun, usia bukanlah satu-satunya faktor risiko. Faktor lain yang berkontribusi termasuk riwayat depresi dan kecemasan, tekanan finansial, serta tidak terjalinnya hubungan lagi dengan ibu dari anaknya.
Selain itu, ada beberapa faktor lain yang dapat meningkatkan kemungkinan terjadinya baby blues pada ayah, seperti kesulitan tidur atau reaksi emosional seperti menangis saat bersama bayi, penyalahgunaan atau ketergantungan pada narkoba, serta merasa kurang mendapat dukungan dari pasangan.
Akan tetapi, penting untuk dicatat bahwa hubungan antara faktor-faktor ini masih belum sepenuhnya jelas, sehingga tidak dapat dipastikan bahwa semua faktor tersebut merupakan penyebab langsung dari masalah kesehatan mental yang dialami ayah.
Tanda-tanda ayah terkena baby blues
Adapun tanda-tanda ayak terkena baby bues meliputi rangkaian emosi seperti ketakutan, kebingungan, ketidakberdayaan, dan ketidakpastian mengenai masa depan bisa mengakibatkan penarikan diri dari kehidupan keluarga, pekerjaan, serta interaksi sosial.
Keadaan ini sering disertai dengan keragu-raguan yang mengganggu dan frustrasi yang membuat seseorang mudah tersinggung dan memunculkan sikap sinis dan kemarahan. Dalam konteks hubungan, masalah ini bisa memicu konflik dalam pernikahan, bahkan berujung pada kekerasan dalam hubungan.
Dampak lebih lanjut bisa terlihat dalam perilaku pengasuhan yang negatif, serta peningkatan penggunaan alkohol dan narkoba sebagai pelarian. Kemudian, kurang tidur atau insomnia juga menjadi masalah umum.
Selain itu, ditambah dengan berbagai gejala fisik seperti gangguan pencernaan, perubahan dalam nafsu makan dan berat badan, diare, sembelit, sakit kepala, nyeri gigi, dan mual. Semua hal ini menciptakan masalah kesehatan mental yang bisa memperburuk kondisi mental dan fisik seseorang.
Dampak baby blues pada ayah
Baby blues pada ayah dapat memiliki dampak signifikan terhadap hubungan mereka dengan ibu bayi, serta dengan anak-anak mereka. Dalam kondisi ini, ayah yang mengalami depresi cenderung berinteraksi lebih sedikit dengan anak-anak mereka, yang dapat mengakibatkan penurunan kegiatan bermain dan interaksi positif.

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
