Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 29 Agustus 2024 | 19.12 WIB

Hati-hati dengan Gigitan Semut Bulldog, Bisa Menyebabkan Kematian dalam 15 Menit

Semut api from pexels.com - Image

Semut api from pexels.com


JawaPos.com
 - Semut, adalah salah satu serangga yang paling populer dan mudah ditemui di seluruh Indonesia. Pasalnya hewan kecil ini sebagian besar hidup di kawasan tropis. 

Semut termasuk anggota famili Formicidae, ordo Hymenoptera. Serangga yang hidup berkoloni ini memiliki lebih dari 12.500 jenis (spesies).

Dalam satu koloni semut terbagi sesuai pekerjaannya. Ada yang menjadi semut pekerja, semut pejantan, dan ratu semut. Ada pula terdapat kelompok semut penjaga.

Hampir masyarakat yang hidup di daerah tropis tentunya pernah merasakan digigit semut. Rasanya mungkin hanya sakit sebentar, gatal atau iritasi ringan. 

Namun, ada juga beberapa spesies semut yang bisa mengakibatkan kematian? Sebagaimana dilansir dari kanal Youtube HappyNature, Kamis (29/8), ada juga semut yang menyebabkan kematian.

Bahayanya, populasi semut di seluruh dunia bisa mencapai 20 kuadriliun. Untuk gambaran, 1 kuadriliun sama dengan 100 triliun, jadi ini adalah jumlah yang sangat fantastis.

Berikut beberapa spesies semut ternyata sangat berbahaya dan bisa fatal. Berikut beberapa di antaranya:

1. Semut Bulldog

Semut Bulldog, dikenal karena kemampuannya untuk menyengat berkali-kali dengan racun yang mematikan. Dinamakan Bulldog karena perilakunya yang agresif, semut ini dapat menyuntikkan racun yang cukup kuat untuk membunuh manusia dewasa dalam waktu hanya 15 menit. 

Racun semut Bulldog setara dengan racun ular kobra. Di Australia, semut ini dianggap sebagai salah satu semut paling berbahaya di dunia, dengan catatan kematian sejak 1936 akibat sengatannya.

2. Semut Api

Semut Api juga dikenal sebagai salah satu semut yang sangat berbahaya. Gigitan semut ini menyebabkan sensasi terbakar yang disebabkan oleh asam format dari kantung racunnya. 

Di Australia, semut Api dianggap sebagai masalah serius dan telah menyebabkan banyak kematian. Pemerintah Australia bahkan mengeluarkan dana hingga 600 juta dolar Australia untuk memerangi semut ini. 

Di Amerika Serikat, sengatan semut Api telah menyebabkan 35 kematian. Di Indonesia, juga pernah terjadi kematian akibat gigitan semut. 

Contoh paling terkenal adalah kasus seorang pemuda di Tangerang yang meninggal dunia akibat syok anafilaktik setelah digigit semut, meskipun jenis semutnya tidak dapat diidentifikasi. Selain itu, semut Api juga dapat ditemukan di beberapa daerah di Indonesia, dan meski jarang, gigitan semut ini dapat menyebabkan rasa sakit yang hebat.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore