
Semut api from pexels.com
JawaPos.com - Semut, adalah salah satu serangga yang paling populer dan mudah ditemui di seluruh Indonesia. Pasalnya hewan kecil ini sebagian besar hidup di kawasan tropis.
Semut termasuk anggota famili Formicidae, ordo Hymenoptera. Serangga yang hidup berkoloni ini memiliki lebih dari 12.500 jenis (spesies).
Dalam satu koloni semut terbagi sesuai pekerjaannya. Ada yang menjadi semut pekerja, semut pejantan, dan ratu semut. Ada pula terdapat kelompok semut penjaga.
Hampir masyarakat yang hidup di daerah tropis tentunya pernah merasakan digigit semut. Rasanya mungkin hanya sakit sebentar, gatal atau iritasi ringan.
Namun, ada juga beberapa spesies semut yang bisa mengakibatkan kematian? Sebagaimana dilansir dari kanal Youtube HappyNature, Kamis (29/8), ada juga semut yang menyebabkan kematian.
Bahayanya, populasi semut di seluruh dunia bisa mencapai 20 kuadriliun. Untuk gambaran, 1 kuadriliun sama dengan 100 triliun, jadi ini adalah jumlah yang sangat fantastis.
Berikut beberapa spesies semut ternyata sangat berbahaya dan bisa fatal. Berikut beberapa di antaranya:
1. Semut Bulldog
Semut Bulldog, dikenal karena kemampuannya untuk menyengat berkali-kali dengan racun yang mematikan. Dinamakan Bulldog karena perilakunya yang agresif, semut ini dapat menyuntikkan racun yang cukup kuat untuk membunuh manusia dewasa dalam waktu hanya 15 menit.
Racun semut Bulldog setara dengan racun ular kobra. Di Australia, semut ini dianggap sebagai salah satu semut paling berbahaya di dunia, dengan catatan kematian sejak 1936 akibat sengatannya.
2. Semut Api
Semut Api juga dikenal sebagai salah satu semut yang sangat berbahaya. Gigitan semut ini menyebabkan sensasi terbakar yang disebabkan oleh asam format dari kantung racunnya.
Di Australia, semut Api dianggap sebagai masalah serius dan telah menyebabkan banyak kematian. Pemerintah Australia bahkan mengeluarkan dana hingga 600 juta dolar Australia untuk memerangi semut ini.
Di Amerika Serikat, sengatan semut Api telah menyebabkan 35 kematian. Di Indonesia, juga pernah terjadi kematian akibat gigitan semut.
Contoh paling terkenal adalah kasus seorang pemuda di Tangerang yang meninggal dunia akibat syok anafilaktik setelah digigit semut, meskipun jenis semutnya tidak dapat diidentifikasi. Selain itu, semut Api juga dapat ditemukan di beberapa daerah di Indonesia, dan meski jarang, gigitan semut ini dapat menyebabkan rasa sakit yang hebat.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
