Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 27 Agustus 2024 | 19.48 WIB

Tiga Jenis Gangguan Ejakulasi, Penyebabnya Ternyata Bermacam-macam

Ilustrasi pria yang mengalami gangguan ejakulasi dini (freepik.com) - Image

Ilustrasi pria yang mengalami gangguan ejakulasi dini (freepik.com)

JawaPos.com  – Pemahaman tentang ejakulasi harus didapatkan secara mendalam karena berkaitan dengan kesehatan seksual seseorang. Ejakulasi menjadi salah satu proses penting dalam kehidupan seksual pria yang ditandai dengan adanya cairan sperma yang keluar dari penis.  

Banyak yang bertanya, apakah ejakulasi memang harus dilakukan secara rutin setiap hari atau minggunya? 

Sebagaimana dilansir dari Halodoc, Selasa (27/8), ejakulasi adalah keluarnya air mani atau sperma dari penis setelah orgasme atau berhubungan seksual. Namun, pada beberapa kasus, kadang ejakulasi juga bisa terjadi tanpa orgasme. 

Sebab saat gairah seksual pria sedang meningkat, sistem saraf akan memberikan perintah pada sistem reproduksi agar mengeluarkan air mani dari penis. Ejakulasi dimulai saat seseorang mulai memproduksi sperma, yaitu ketika mas pubertas. 

Pubertas biasanya terjadi pada usia 10-12 tahun, tapi setiap orang bisa saja mengalami pubertas di luar usia tersebut. Proses ini dimulai pertama kali ketika mimpi basah atau setelah melakukan masturbasi. 

Bagaimana Ejakulasi Bisa Terjadi?

Pria akan mengalami ejakulasi ketika ada rangsangan yang membuatnya bergairah. Contohnya, ketika berada di situasi yang memang merangsangnya secara fisik, melihat orang atau gambar, hingga memikirkan sesuatu yang dapat meningkatkan gairah seksnya. 

Hal tersebut akan memicu respons fisiologis tubuh, sehingga terjadinya pelebaran pembuluh darah pada jaringan penis. Kondisi ini membuat penis membesar dan memanjang.

Pembuluh darah vena yang ada pada penis akan tertekan, sehingga darah mengumpul di penis. Peristiwa ini disebut sebagai ereksi.

Namun, jika kamu mengalami ereksi tanpa adanya rangsangan seksual, bisa jadi mengalami kondisi tertentu. Penis yang sedang ereksi dapat mencapai titik orgasmenya melalui aktivitas seksual atau masturbasi. 

Saat orgasme, air mani akan mengalir ke uretra lalu dikeluarkan lewat penis yang didorong oleh kontraksi otot-otot penis. Alhasil, terjadilah ejakulasi. 

Selama berhubungan seks, normal terjadinya ejakulasi adalah sekitar 5-10 menit. Jika kurang dari waktu tersebut, bisa jadi kamu mengidap masalah tertentu. 

Seberapa Sering Pria Harus Ejakulasi?

Tidak ada kepastian seberapa sering kamu harus ejakulasi dalam sehari, sebulan, hingga setahun. Namun, pria yang berusia 18-30 tahun cenderung lebih sering mengalami ejakulasi. Sementara itu, pada usia di atas 50 tahun, frekuensinya akan menurun.

Beberapa penelitian juga menunjukkan adanya manfaat yang didapatkan setelah ejakulasi. Salah satunya, mengurangi risiko terjadinya kanker prostat. 

Editor: Estu Suryowati
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore