
Menyilangkan kaki berbahaya untuk kesehatan tubuh (Vinmec)
JawaPos.com- Beberapa orang tidak menyadari bahwa beberapa posisi atau gaya seseorang saat duduk dapat mempengaruhi kesehatan tubuh. Salah satunya menyilangkan kaki. Apakah Anda menyilangkan kaki kanan atau kiri Anda?
Menurut penelitian yang dilansir oleh JawaPos.com, Sabtu (24/8) di laman The Conversation bahwa sebanyak 62% orang memilih menyilangkan kaki dari kanan ke kiri, 26% memilih arah sebaliknya, dan 12% tidak memilih pilihan.
Biasanya ada dua cara untuk duduk di kursi dan menyilangkan kaki, satu di lutut dan yang lainnya di pergelangan kaki. Namun meskipun duduk dengan kaki bersilang terasa nyaman, apakah buruk bagi kesehatan dan postur tubuh Anda? Mari kita lihat buktinya menurut penelitian.
Sebagai permulaan, penelitian menunjukkan bahwa duduk bersila dapat meningkatkan ketidakselarasan pinggul, yang satu lebih tinggi dari yang lain.
Dan itu mengubah kecepatan pergerakan darah melalui pembuluh darah di ekstremitas bawah, yang dapat meningkatkan risiko penggumpalan darah.
Sebagian besar penelitian menunjukkan bahwa menyilangkan lutut lebih buruk daripada menyilangkan pergelangan kaki.
Memang benar, duduk dengan cara ini dapat menyebabkan peningkatan tekanan darah karena pengumpulan darah di pembuluh darah dan jantung Anda harus bekerja melawannya.
Dan hal ini dapat meningkatkan risiko kerusakan pada pembuluh darah Anda, oleh karena itu ketika Anda mengukur tekanan darah, kaki Anda harus rata di lantai .
Semakin lama dan sering Anda duduk bersila, semakin besar kemungkinan Anda mengalami perubahan jangka panjang pada panjang otot dan susunan tulang di panggul Anda.
Dan karena kerangka Anda saling terhubung, menyilangkan kaki juga dapat menyebabkan ketidaksejajaran pada tulang belakang dan bahu.
Posisi kepala Anda berpotensi menjadi tidak sejajar karena perubahan pada tulang leher, karena tulang belakang memberikan kompensasi untuk menjaga pusat gravitasi Anda tetap di atas panggul.
Leher Anda juga bisa terpengaruh karena satu sisi tubuh lebih lemah dibandingkan sisi lainnya. Ketidakseimbangan yang sama juga terlihat pada otot-otot panggul dan punggung bagian bawah akibat postur tubuh yang buruk serta tekanan dan ketegangan akibat duduk menyilangkan kaki.
Panggul juga bisa menjadi tidak sejajar karena peregangan otot gluteal (gelandangan) yang berkepanjangan di satu sisi, yang berarti otot tersebut menjadi lebih lemah.
Kemudian, duduk menyilangkan kaki dalam waktu lama meningkatkan kemungkinan terjadinya skoliosis (kelainan susunan tulang belakang) dan kelainan bentuk lainnya.
Hal ini juga dapat menyebabkan sindrom nyeri trokanterika yang lebih parah , suatu kondisi umum dan menyakitkan yang mempengaruhi sisi luar pinggul dan paha.

Prediksi Skor Persib Bandung vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Maung Bandung Masih Terlalu Perkasa?
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Ikhwan Ali Tanamal Resmi Gabung Persib Bandung, Siap Bekerja Keras Rebut Tempat di Tim Utama
Prediksi Skor DPMM FC vs Tampines Rovers di Piala Presiden 2026: Misi Dalberto Tebar Pesona di Klub Baru!
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Momentum Green Force Unjuk Gigi
An Se Young Mundur dari China Open 2026 karena Cedera, Fokus Pulihkan Kondisi Jelang Kejuaraan Dunia
Profil Fajar Listyantara, Legenda PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta yang Meninggal Dunia Akibat Gagal Ginjal
Mengulas Dugaan Kejanggalan Argentina di Final Piala Dunia 2026, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Eks Bek Persib dan Persija Erik Setiawan Jadi Perbincangan Setelah Tuduhan Mantan Istrinya Viral
