Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 23 Juni 2024 | 06.55 WIB

Ladies Perlu Memperhatikan Dampaknya Sebelum Melakukan Intermittent Fasting

Dampak melakukan intermittent fasting bagi perempuan (freepik) - Image

Dampak melakukan intermittent fasting bagi perempuan (freepik)

Peningkatan hormon stres (kortisol) dapat terjadi yang dapat mengganggu keseimbangan hormon dan kesehatan reproduksi.

Pembatasan waktu makan dapat menyebabkan asupan nutrisi yang tidak memadai, terutama jika tidak diatur dengan baik. Ini bisa menyebabkan kekurangan vitamin dan mineral penting seperti zat besi, kalsium, dan vitamin D.

IF juga bisa memicu pola makan tidak teratur atau gangguan makan pada beberapa perempuan, seperti binge eating atau anoreksia.

Beberapa perempuan mungkin merasa lelah atau lemah selama periode puasa, terutama jika mereka tidak mengkonsumsi cukup kalori dan nutrisi saat waktu makan.

Kinerja fisik dan stamina juga dapat menurun, hal tersebut berdampak pada aktivitas sehari-hari dan olahraga.

Perubahan pola makan dapat menyebabkan masalah pencernaan seperti sembelit atau gangguan lambung, terutama jika asupan serat dan cairan tidak mencukupi.

Intermittent fasting dapat menawarkan berbagai manfaat kesehatan bagi perempuan, termasuk penurunan berat badan, peningkatan kesehatan metabolik, dan penurunan peradangan.

Namun, ada juga potensi risiko, terutama terkait dengan kesehatan hormonal dan nutrisi. Oleh karena itu, penting untuk melakukan IF dengan cara yang bijaksana dan terinformasi, serta berkonsultasi dengan profesional kesehatan untuk memastikan metode ini sesuai dengan kebutuhan dan kondisi kesehatan individu.

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore