Ilustrasi perempuan yang sedang mengalami keputihan. (Sumber: freepik/user18526052).
JawaPos.Com - Keputihan merupakan kondisi yang umum dialami oleh banyak perempuan.
Meskipun dianggap normal, keputihan yang berlebihan atau disertai dengan gejala lain dapat menjadi tanda masalah kesehatan yang perlu diatasi.
Agar tidak salah dalam merawat kesehatan intim perempuan, mari pahami kondisi keputihan yang baiknya segera diatasi dengan tepat.
Dilansir dari Healthline pada Senin (10/6), berikut adalah beberapa cara mengatasi keputihan.
1. Menjaga Kebersihan Area Kewanitaan
Kebersihan yang baik adalah langkah pertama dalam mengatasi keputihan. Cuci area kewanitaan dengan air hangat dan sabun yang lembut setiap hari.
Hindari penggunaan sabun beraroma atau pembersih yang dapat mengiritasi kulit.
Baca Juga: Kenali Penyebab dan Tanda Keputihan Perempuan Tidak Normal yang Harus Anda Pahami dengan Baik
2. Gunakan Pakaian Dalam yang Tepat
Pilih pakaian dalam yang terbuat dari bahan katun karena bahan ini memungkinkan kulit bernapas dan mengurangi kelembapan yang dapat menyebabkan pertumbuhan bakteri.
Ganti pakaian dalam setiap hari dan hindari pakaian yang terlalu ketat.
3. Hindari Douching
Douching atau membersihkan vagina dengan cairan khusus dapat mengganggu keseimbangan bakteri alami di vagina dan meningkatkan risiko infeksi.
Biarkan vagina membersihkan dirinya sendiri secara alami.
4. Jaga Pola Makan Sehat
Pola makan yang sehat dapat mempengaruhi kesehatan vagina.
Konsumsi makanan yang kaya akan probiotik, seperti yogurt, untuk membantu menjaga keseimbangan bakteri baik. Hindari makanan yang tinggi gula dan makanan olahan.
5. Minum Air yang Cukup
Hidrasi yang cukup penting untuk kesehatan tubuh secara keseluruhan, termasuk kesehatan vagina.
Minum air yang cukup setiap hari membantu mengeluarkan racun dari tubuh dan menjaga kelembapan alami.
Baca Juga: Jangan Panik! Simak 6 Gejala Kehamilan yang Tidak Biasa, Ada Keputihan hingga Pendarahan Hidung
6. Hindari Stres Berlebihan
Stres dapat mempengaruhi keseimbangan hormon dalam tubuh, yang bisa berdampak pada kesehatan vagina.
Lakukan teknik relaksasi seperti yoga, meditasi, atau aktivitas fisik lainnya untuk mengelola stres.
7. Gunakan Produk Khusus dengan Bijak
Jika diperlukan, gunakan produk khusus yang dirancang untuk mengatasi keputihan, seperti krim atau gel yang mengandung bahan antijamur atau antibakteri.
Konsultasikan dengan dokter sebelum menggunakan produk ini untuk memastikan keamanannya.
8. Konsultasi dengan Dokter
Jika keputihan disertai dengan gejala lain seperti bau tidak sedap, gatal, rasa terbakar, atau perubahan warna, segera konsultasikan dengan dokter.
Dokter dapat melakukan pemeriksaan dan memberikan pengobatan yang tepat sesuai dengan penyebabnya.
Ya, penting untuk selalu memperhatikan perubahan yang terjadi pada tubuh dan tidak ragu untuk mencari bantuan medis jika diperlukan.
***

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
12 Rekomendasi Mall Terbaik di Tangerang 2026: Destinasi Belanja, Kuliner & Lifestyle Favorit
Update Klasemen Usai MotoGP Catalunya 2026: Jorge Martin Gigit Jari, Bezzecchi Masih Tak Tersentuh
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Catalunya 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama Start P20
