
Ilustrasi penyakit asma./freepik
JawaPos.com – Salah satu teknik pernapasan yang bisa dilakukan dengan mudah adalah buteyko. Penderita asma wajib memahami teknik ini.
Dikutip dari situs yankes kementerian kesehatan, asma adalah sebuah kondisi peradangan kronis pada saluran pernapasan.
Penyakit ini tidak bisa sembuh, tapi bisa dikendalikan. Salah satunya dengan melatih teknik buteyko sebagai bentuk terapi memperbaiki cara bernapas.
Mengenal Buteyko
Teknik ini pertama kali diperkenalkan oleh dokter asal Rusia. Dalam penelitiannya ia menyebutkan bahwa asma disebabkan karena adanya hiperventilasi alveolar.
Kondisi tersebut menyebabkan penderita asma berada pada kondisi karbondioksida yang tidak seimbang.
Pada dasarnya, teknik buteyko adalah olah napas yang juga bisa disebut dengan slow breathing and reduce breathing.
Dengan menerapkan teknik yang tepat, olah napas buteyko bisa mengurangi gejala. Lebih jauh, metode olah napas yang tepat akan mengurangi kecemasan pada penderita asma.
Latihan napas buteyko ini dalam jangka waktu tertentu bisa mengurangi ketergantungan pasien asma pada penggunaan obat.
Secara umum, memperbaiki pola napas akan meningkatkan kesehatan tubuh secara keseluruhan. Bukan hanya asma, gangguan cemas atau stres juga kerap mereda dengan olah napas yang baik.
Bukan hanya asma, penyakit lain seperti bronkitis, emfisema bahkan gangguan cemas pun bisa mereda dengan berlatih teknik ini.
Pola pernapasan yang stabil akan membantu kadar O2 dan CO2 di dalam tubuh menjadi seimbang.
Hal yang Penting Diperhatikan
Teknik olah napas ini harus dilakukan dengan cara yang tepat. Selain menggunakan napas hidung, beberapa hal berikut penting untuk diperhatikan sebelum melakukan teknik buteyko:
1. Tempat yang Nyaman

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
