
Oleskan pasta gigi untuk obati luka bakar.
JawaPos.com - Luka bakar ringan atau melepuh adalah jenis luka yang biasanya terjadi ketika kulit terkena panas. Mulai dari api, air panas, atau benda panas lainnya.
Kebanyakan luka bakar ringan hanya mempengaruhi lapisan atas kulit. Luka bakar mengakibatkan kemerahan pada kulit, rasa sakit, dan pembentukan gelembung kecil yang berisi cairan (blister).
Dengan begitu, penting untuk mengetahui perawatan dan penanganan yang tepat untuk luka bakar ringan atau melepuh untuk menghindari terjadinya infeksi. Selain itu, dengan penanganan yang tepat, luka bakar ringan atau melepuh biasanya sembuh dengan baik dalam beberapa hari atau minggu.
Dilansir dari Parkway East Hospital pada Selasa (5/3), berikut cara menangani dan mengobati luka bakar dan hal yang perlu dihindari selama proses penanganan.
Sirami bagian yang terbakar dengan air dingin selama minimal 10 menit untuk mengurangi panasnya. Jika tidak ada air yang mengalir, tempelkan kompres dingin pada bagian tersebut sampai rasa sakit berkurang.
Ingat untuk melepaskan perhiasan atau barang-barang yang terlalu ketat di sekitar area kulit yang terbakar. Tekanan dari barang-barang tersebut dapat menambahkan rasa sakit saat area tersebut mulai membengkak.
Oleskan pelembap yang dapat melembabkan area kulit yang terbakar. Hal ini berguna untuk mencegahnya mengering. Anda bisa menggunakan lidah buaya, karena lidah buaya merupakan sumber pelembap yang baik dan dapat membantu memberikan bantuan oada area kulit Anda yang terbakar.
Gunakan perban yang steril dan pasangkan dengan longgar di atas area yang terbakar. Penting untuk menjauhkan udara dari luka bakar. Selain itu, jangan terlalu banyak memberi tekanan pada kulit karena hal itu dapat memperburuk rasa sakit.
Jika luka bakar menyebabkan rasa sakit, gunakan obat pereda nyeri. Penggunaan obat pereda nyeri jika benar-benar diperlukan.
Hal-hal yang harus dihindari saat mengobati luka bakar yakni sebagai berikut:
Menggunakan es batu secara langsung pada luka bakar dapat menyebabkan kerusakan kulit. Apalagi terjadi kontak langsung antara es batu dengan luka bakar. Lebih baik menggunakan kompres dingin dan bersih untuk mengurangi rasa sakit.
Jangan mengoleskan pasta gigi sebagai pengobatan luka bakar karena itu adalah bentuk penanganan yang tidak efektif dan sebaiknya dihindari. Sebagian esar individu berpikir bahwa sensasi dingin dari pasta gigi dapat menenangkan luka bakar. Namun, sebenarnya pasta gigi dapat mengiritasi kulit dan membuat luka bakar lebih rentan terhadap infeksi.
Beberapa cerita nenek moyang dan mitos dari masa lalu mengatakan bahwa menggunakan mentega, putih telur, bahkan minyak untuk merawat luka bakar.
Namun, tidak ada bukti yang mendukung klaim ini. Melainkan, bahan-bahan tersebut bisa saja menyebabkan infeksi karena memperkenalkan kuman dan zat asing ke area luka.
Selain itu, minyak dapat mempertahankan panas, sehingga mencegah pendinginan pada kulit. Untuk mengurangi risiko infeksi, sebaiknya hindari penggunaan bahan-bahan tersebut pada luka bakar Anda.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
