
ILUSTRASI: Mitos dan fakta kepribadian introvert yang sering dianggap kelainan oleh sebagian orang.
JawaPos.com – Introvert adalah salah satu jenis kepribadian yang sering disalahartikan oleh banyak orang. Banyak yang menganggap introvert sebagai orang yang pemalu, antisosial, dan bermasalah.
Bahkan banyak yang masih memercayai mitos bahwa introvert adalah suatu kelainan yang harus disembuhkan. Lantas, apakah benar introvert dapat dianggap sebagai kelainan?
Berikut penjelasan tentang penyebab sifat, mitos, dan fakta kepribadian introvert serta ekstrovert.
Apa itu Introvert?
Introvert adalah tipe kepribadian yang cenderung menyukai kesendirian, ketenangan, dan kedalaman.
Menurut situs introvertdear.com, introvert tidak berarti pemalu, antisosial, atau tidak peduli dengan orang lain. Mereka hanya memiliki cara berbeda dalam mengisi energi, berkomunikasi, dan bersosialisasi.
Mengutip dari 16personalities.com, introvert adalah salah satu dari empat tipe kepribadian yang ada dalam teori MBTI (Myers-Briggs Type Indicator). Teori itu dibuat oleh Isabel Briggs Myers dan Katharine Cook Briggs berdasarkan pemikiran seorang psikolog terkenal Carl Jung.
MBTI mengelompokkan orang menjadi 16 tipe kepribadian berdasarkan empat dimensi, yaitu:
Introvert (I) atau Ekstrovert (E): menunjukkan sumber energi seseorang, apakah dari dalam diri sendiri atau dari lingkungan sekitar.
Sensing (S) atau Intuition (N): menunjukkan cara seseorang memproses informasi, apakah berdasarkan fakta dan detail atau berdasarkan pola dan makna.
Thinking (T) atau Feeling (F): menunjukkan cara seseorang mengambil keputusan, apakah berdasarkan logika dan analisis atau berdasarkan emosi dan nilai.
Judging (J) atau Perceiving (P): menunjukkan cara seseorang mengatur hidupnya, apakah berdasarkan rencana dan struktur atau berdasarkan fleksibilitas dan spontanitas.
Maka dari itu, dapat disimpulkan bahwa introvert adalah orang yang mendapatkan energi dari dalam diri sendiri, bukan dari lingkungan sekitar.
Introvert lebih suka beraktivitas sendiri atau dengan orang-orang terdekat, daripada dengan banyak orang. Mereka juga lebih suka berpikir sebelum berbicara, mendengarkan daripada berbicara, dan mengamati daripada berpartisipasi.
Memiliki kepribadian introvert bukan berarti tidak bisa bersosialisasi atau berkomunikasi dengan baik. Mereka hanya membutuhkan waktu sendiri untuk mengisi energi, memikirkan ide, dan menenangkan pikiran.
Itulah alasannya introvert cenderung tertarik pada hal-hal mendalam, bermakna, dan berkualitas, menghindari yang dangkal, sepele, dan berlebihan.

Prediksi Skor Selandia Baru vs Mesir di Piala Dunia 2026: Mohamed Salah Jadi Tumpuan Libas All Whites
Kapolri Kenang Warisan Bung Karno, Tegaskan Semangat Pemimpin Bangsa Harus Terus Dijaga
Prediksi Skor Ekuador vs Curacao di Piala Dunia 2026: La Tri Wajib Menang demi Lolos ke Babak 32 Besar
Prediksi Skor Uruguay vs Tanjung Verde di Piala Dunia 2026: Kecerdikan Marcelo Bielsa Hadapi Blue Sharks
Prediksi Skor Jerman vs Pantai Gading di Piala Dunia 2026: Ujian Sesungguhnya Die Mannschaft di Grup E
Prediksi Skor Belgia vs Iran di Piala Dunia 2026: Kevin de Bruyne Jadi Pembeda Ladeni Perlawanan Team Melli
Gabriel Budi Blak-blakan, Agen Pemain Persebaya Surabaya Ungkap Sosok Paling Berkesan
Prediksi Skor Spanyol vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: La Roja Wajib Menang Demi Lolos ke 32 Besar
Prediksi Susunan Pemain Timnas Jepang vs Tunisia: Hiroki Ito Sudah Kantongi Kekuatan Lawan!
Prediksi Susunan Pemain Timnas Ekuador vs Curacao: Alan Franco Sudah Lupakan Kekalahan di Laga Perdana
