
Asam lambung adalah suatu kondisi dimana isi lambung naik ke kerongkongan. (sumber: freepik)
JawaPos.com - Asam lambung terjadi saat isi lambung naik ke kerongkongan dan menyebabkan sensasi terbakar di dada yang dapat menjalar ke tenggorokan.
Jika asam lambung naik terjadi lebih dari dua kali seminggu, bisa jadi Anda mengidap penyakit refluks gastroesofageal (GERD), dimana memengaruhi sekitar 20% orang di AS.
Gejala tersebut meliputi rasa terbakar di dada, sensasi asam di mulut, dan menyebabkan muntah.
Penyakit GERD juga dapat menyulitkan penderita menelan atau bernapas.
Asam lambung terjadi ketika sfingter esofagus bagian bawah (LES) melemah atau tidak menutup dengan baik.
Beberapa faktor pemicu naiknya asam lambung yaitu, makanan asam, makanan tinggi lemak terutama yang digoreng, makanan pedas, konsumsi berlebihan, serta penggunaan obat-obatan tertentu seperti aspirin, ibuprofen, obat tekanan darah, dan obat penenang. Kebiasaan merokok juga menjadi faktor risiko yang dapat memicu refluks asam atau asam lambung.
Walaupun ada makanan dan minuman tertentu yang bisa menyebabkan naiknya asam lambung, terdapat juga makanan dan minuman yang dapat membantu dalam mengurangi gejalanya dilansir dari MedicineNet, Jum'at (15/12), simak selengkapnya:
1. Oatmeal dan gandum utuh
Oat dan jenis biji-bijian lain, termasuk roti gandum dan beras merah, mengandung serat sehat yang dapat meningkatkan fungsi pencernaan.
Konsumsi biji-bijian utuh juga berkontribusi pada rasa kenyang yang lebih lama, sekaligus membantu mengurangi risiko makan berlebihan.
2. Jahe
Jahe memiliki sifat alami antiinflamasi yang dapat mengurangi gejala refluks asam, dan sering digunakan oleh banyak orang untuk meredakan sakit perut serta masalah pencernaan.
3. Daging tanpa lemak
Daging tanpa lemak, seperti ayam, kalkun, dan beberapa jenis ikan, memiliki kadar lemak yang lebih rendah dibandingkan dengan varian daging lainnya, sehingga dapat membantu mengurangi gejala naiknya asam lambung.
4. Sayuran
Sayuran, terutama yang memiliki warna hijau seperti brokoli, kacang hijau, asparagus, dan jenis sayuran berdaun hijau lainnya, membantu untuk mengurangi tingkat asam lambung sehingga membantu mengatasi masalah refluks asam.
5. Buah non-sitrus
Jeruk dan buah-buahan asam lainnya dapat memicu peningkatan asam lambung, sementara buah-buahan non-sitrus seperti pisang dan melon dapat membantu dalam mengurangi gejalanya.
Pisang memberikan lapisan pelindung pada kerongkongan, mengurangi kemungkinan iritasi, sementara melon yang kaya akan magnesium, dapat berperan dalam menetralkan asam lambung, mirip dengan beberapa antasida yang dijual bebas.
6. Teh herbal
Teh hijau dan hitam mengandung kafein seperti kopi, akibatnya dapat menjadi pemicu gejala naiknya asam lambung.

Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Viral! Diduga Dana Operasional Belum Cair, Sejumlah SPPG Mogok Operasional Mulai 8 Juni 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Shin Tae-yong Bajak Staf Persebaya Surabaya, Gerbong Eks Timnas Indonesia Bisa Diboyong ke Persija Jakarta
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
BREAKING NEWS! Persija Jakarta Resmi Tunjuk Shin Tae-yong sebagai Pelatih Baru
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Melihat 10 Besar Penjualan Mobil Mei 2026: Jaecoo Kuasai Brand Tiongkok, Tak Ada Nama BYD
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Sudah Setor Total Rp 117 Miliar tapi Rumah Tak Kunjung Jadi, Konsumen Emeralda Resort Polisikan Yana Priatna
