
Mimisan Pada Anak Terjadi Akibat Beberapa Kondisi (beingtheparent.com)
JawaPos.com - Mimisan atau perdarahan dari hidung seringkali menimbulkan rasa panik dan cemas, khusunya pada individu yang mengalaminya.
Oleh karena itu, penting bagi kita untuk memiliki pengetahuan yang memadai tentang cara mengatasi mimisan dengan benar.
Selama ini, mimisan seringkali dikaitkan dengan kondisi di mana darah mengalir keluar dari lubang hidung bagian depan.
Namun perlu disadari bahwa, tidak selalu demikian. Secara umum, saat seseorang mengalami mimisan, darah memang cenderung keluar dari lubang hidung bagian depan.
Meskipun demikian, penting untuk menyadari adanya situasi di mana darah dari hidung dapat mengalir lewat lubang hidung bagian belakang, kemudian turun dan keluar melalui mulut.
Meski mungkin terasa tidak lazim, kondisi ini tetap diklasifikasikan sebagai mimisan, dan pemahaman ini menjadi penting dalam merespon dengan tepat ketika gejala tersebut terjadi.
Dilansir oleh JawaPos.com dari siloamhospitals.com, menurut dr. Emanuel Quadarusman, Sp.THT-KL dari Siloam Hospitals Makassar, mimisan dapat disebabkan oleh faktor-faktor lokal yang terjadi di bagian hidung, seperti luka, infeksi, pembengkokan tulang hidung, masuknya benda asing, atau adanya tumor.
Baca Juga: Waspada Penyakit Mimisan di Tengah Suhu Panas Ekstrem Indonesia, Berikut Tips untuk Mencegahnya
Selain itu, penyebab mimisan juga dapat bersifat sistemik, muncul sebagai gejala dari penyakit lain seperti hipertensi, gangguan pembekuan darah, leukemia, dan faktor-faktor lainnya.
Ada juga kemungkinan bahwa kondisi ini dapat dipicu oleh lingkungan, seperti udara yang terlalu panas, yang dapat menyebabkan pelebaran pembuluh darah hidung dan berpotensi memicu perdarahan.
Meskipun demikian, mimisan tidak selalu diawali dengan gejala khusus, meski beberapa orang mungkin merasakan panas, perih di hidung, atau sakit kepala sebelum perdarahan terjadi.
Jika seseorang mengalami mimisan dengan intensitas yang cukup sering atau perdarahan yang tidak berhenti-berhenti, segera berkonsultasi dengan dokter dianjurkan untuk mengetahui penyebab pastinya dan mendapatkan pengobatan yang tepat.
Ketika menghadapi kejadian mimisan, tindakan pertolongan pertama yang dapat dilakukan melibatkan langkah-langkah seperti membersihkan lubang hidung untuk menjaga jalur nafas agar tetap aman, menempatkan pasien dalam posisi duduk dengan kepala sedikit menunduk, menekan kedua sisi hidung selama 10 menit, dan jika perlu, menggunakan kompres es.
Jika perdarahan tidak segera berhenti, sebaiknya segera membawa penderita ke fasilitas Instalasi Gawat Darurat (IGD) rumah sakit untuk penanganan lebih lanjut.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Bali United FC vs Sabah FC di Dewata Challenge Series 2026: Serdadu Tridatu Berpesta!
Pegawai Diskominfo Kukar Bakar Kantor Usai Wajah Dijadikan Stiker WA
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Eks Dewas KPK Albertina Ho Tak Lolos Seleksi CHA di KY, TII Bandingkan dengan Politikus Golkar Ini
Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
3 Fakta Gonzalo Ritacco, Pemain Incaran Persebaya Surabaya yang Pernah Lawan Son Heung-min
HUT ke-81 RI, Naik Suroboyo Bus dan Wira Wiri Cuma Rp81, Berlaku Sepekan
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Everton vs Newcastle di Stadion Scottish Gas Murrayfield
Doktif Sebut Richard Lee Transfer Uang ke Mucikari, Klaim Gunakan Anak di Bawah Umur
