
Photo
JawaPos.com - Teh Kombucha menjadi cukup digandrungi lantaran santer bermanfaat bagi kesehatan. Namun, kehalalan dari produk ini dipertanyakan lantaran hasil dari fermentasi yang menghasilkan alkohol. Lantas, bagaimana statusnya?
Teh kombucha merupakan minuman hasil fermentasi sehingga dalam prosesnya akan menghasilkan produk samping berupa alkohol dalam kadar tertentu. Hasil fermentasi ini dibantu oleh khamir Saccaromices cerevisiae. Selama proses fermentssi itu terproduksi alkohol secara anaerob yang berarti gula pada media yang digunakan oleh Saccaromices cerevisiae kemudian akan diubah mejadi alkohol.
Banyak orang menganggap proses fermentasi menjadi salah satu titik kritis kehalalan produk ini karena dianggap dapat menghasilkan produk samping berupa alkohol. Namun, menurut Laboratory Manager sekaligus auditor Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan, dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia (LPPOM MUI) Heryani, hal itu tak membuat minuman ini menjadi haram.
"Rata-rata kandungan alkohol yang dihasilkan oleh kombucha kurang dari 0,5 persen," ujarnya, Minggu (26/3).
Angka tersebut, katanya, masih dalam kategori wajar dan tak menjadikan haram. Hal itu sesuai dengan Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Nomor 10 Tahun 2018 tentang Produk Makanan dan Minuman yang Mengandung Alkohol/Etanol yang menyebutkan bahwa produk minuman hasil fermentasi yang mengandung alkohol/etanol kurang dari 0,5% hukumnya halal.
"Selama dalam prosesnya tidak menggunakan bahan haram dan apabila secara medis tidak membahayakan," pungkas Heryani.
Untuk diketahui, Teh Kombucha dipercaya memiliki nilai gizi yang lebih tinggi jika dibandingkan dengan teh biasa. Aktivitas mikroorganisme selama proses fermentasi menghasilkan berbagai senyawa yang bermanfaat bagi kesehatan, antara lain asam organik (asam glukoronat, asam asetat, dll.), asam amino esensial, asam folat, enzim, antibiotik, serta senyawa fenolik (semakin tinggi senyawa fenolik yang dihasilkan, maka semakin tinggi pula aktivitas antioksidannya).
Selain itu, Teh Kombucha memiliki kandungan organik vitamin dan asam amino yang lebih banyak dari teh biasa. Dari berbagai kandungan yang dimilikinya, maka sudah dapat dipastikan manfaatnya pun besar bagi kesehatan tubuh.
Beberapa diantaranya sebagai antibakteri, antidiabetik, antioksidan, fungsi probiotik untuk membuat usus lebih sehat dan membantu buang air besar lebih lancar, memperbaiki mikroflora usus, dapat menurunkan tekanan darah, meningkatkan ketahanan tubuh, menurunkan kolesterol, mencegah penyakit kardiovaskular, menstimulasi sistem imun tubuh, serta mengurangi inflamasi.
Teh Kombucha juga mampu memperlancar pencernaan, mengobati pembengkakan dubur, mencegah kanker, mengobati sembelit, dan sakit kepala.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
