Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 20 Januari 2023 | 20.37 WIB

Perjalanan Virus Campak Saat Tulari Anak, Bisa Komplikasi-Meninggal

Ilustrasi: Gejala penyakit campak pada anak (Dok/Jpc). - Image

Ilustrasi: Gejala penyakit campak pada anak (Dok/Jpc).

JawaPos.com - Penyakit campak sedang mewabah di Indonesia. Sebanyak 31 provinsi sudah melaporkan kasus campak yang didominasi anak-anak. Gejala awalnya, ditandai dengan ruam dan demam.

"Maka kalau ada gejala ruam demam, itu adalah gejala paling khas yang paling diingat yakni penyakit campak," kata Ketua UKK Infeksi dan Penyakit Tropis Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Dr dr Anggraini Alam, SpA (K) dalam keterangan virtual, Kamis (19/1).

Menurut dr. Anggi, sapaannya, saat anak terinfeksi virus campak, maka virus tak hanya masuk ke dalam darah dan kulit, tetapi juga di mata, jantung, saluran pencernaan, dan sistem imun. Gejala lainnya, biasanya ditandai dengan mata merah dan berair.

"Memang kalau dilihat kulitnya, muncul ruam setelah demam. Lalu mata merah. Fase ruam muncul di antara rambut dengan kulit, di belakang telinga lalu menyebar ke tubuh," katanya.

Karena itu, kata dia, anak terkena campak umumnya memiliki ekspresi wajah yang merah dan kesal. Sebab virus itu menular ke seluruh tubuh yang membuat kondisi fisik anak sangat tidak nyaman.

"Makanya kalau anak kena campak mukanya seperti anak marah, bete. Karena memang rasanya enggak enak. Badannya demam, pegal, mual, sakit kepala, batuk-batuk, muntah, pilek kering," ujarnya.

Berujung Komplikasi dan Kematian


Belum lagi jika ada komplikasi lainnya yakni misalnya pada usus menyebabkan diare dan pada paru memicu pneumonia. Dan virus juga dapat menyebar ke otak.

Satu hal yang dapat memicu kematian, adalah ketika anak kurang gizi atau giri buruk mengalami campak. Maka mereka dapat mengalami diare, pneumonia, dan berujung kematian.

"Ketina campak sampai ke paru, sebabkan kematian lebih dari 50-90 persen. Kematian akibat campak dipicu pneumonia. Maka anak dengan gizi buruk kena campak, terancam kematian," tegasnya.

Editor: Kuswandi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore