Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 10 Maret 2022 | 13.43 WIB

Sehat Olahraga Sepeda dan Lari Sambil Tanam Pohon, Ini Manfaatnya

Para peserta Gerakan Energy For Good. Nestle MILO - Image

Para peserta Gerakan Energy For Good. Nestle MILO

JawaPos.com–Olahraga lari dan bersepeda menjadi tren selama pandemi Covid-19. Akan tetapi jika berlari dan bersepeda sambil tanam pohon, bukan hanya bermanfaat bagi kesehatan, tetapi juga untuk kelestarian lingkungan.

Dalam kampanye Gerakan Energy For Good oleh Nestle MILO berkolaborasi bersama Restep.id dan Yayasan Lindungi Hutan, sebanyak 3.200 peserta berlari dan bersepeda. Kegiatan ditutup dengan aksi penanaman 3.000 pohon di Desa Bedono, Semarang, Jawa Tengah.

”Bertujuan untuk melindungi dan memulihkan lingkungan. Sebagai bagian dari upaya untuk mencapai net zero emisi karbon pada 2050, mewujudkan masyarakat Indonesia yang lebih sehat, aktif, dan berkarakter tangguh serta terus berupaya melestarikan lingkungan demi generasi yang akan datang,” kata

Business Executive Officer Beverages Business Unit PT Nestle Indonesia Mirna Tri Handayani secara virtual baru-baru ini.

COO Restep.id, Budiman Trie Satria menjelaskan, setiap 150 kilometer yang telah diraih peserta akan mendapatkan 1.500 poin yang dapat ditukarkan dengan 1 kupon penanaman bibit pohon.

B2B Partnership Executive Yayasan Lindungi Hutan Intan Widianti Kartika Putri menambahkan, tidak hanya menjalankan gaya hidup aktif dan sehat melalui olahraga, tetapi juga terlibat dalam gerakan menanam pohon sebagai bentuk pelestarian lingkungan di Indonesia.

”Seluruh kupon penanaman bibit pohon yang sudah diperoleh ditanam sesuai dengan lokasi yang sudah ditentukan,” jelas Intan.

Manfaat Olahraga Lari dan Sepeda

Untuk membuat tubuh lebih bugar dan sehat, cobalah melakukan kedua olahraga tersebut sekaligus, apalagi jika mengikuti ajang kompetisi. Laporan Cycling Weekly menyebutkan jika ingin menurunkan berat badan kalori yang keluar harus melebihi kalori yang masuk.

Bersepeda membakar kalori antara 400 dan 1.000 per jam, tergantung pada intensitas dan berat pengendara. Namun laporan Live Strong menyebutkan secara umum, berlari dan bersepeda menurunkan jumlah kalori yang sama. Tetapi pengeluaran kalori yang tepat tergantung pada intensitas dan durasi latihan.

Untuk meningkatkan jumlah itu, seseorang dapat menambah kecepatan, menambah tanjakan, atau mencoba latihan interval, bergantian antara kecepatan dan periode pemulihan.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) merekomendasikan cara tepat berlari dan bersepeda jika ingin membakar 300 kalori. Apapun caranya, asal dilakukan dengan niat yang konsisten.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore