alexametrics

Cegah Twindemics, Pentingnya Vaksin Flu dan Pneumonia Saat Pandemi

22 November 2020, 14:04:31 WIB

JawaPos.com – Sebagai upaya penanganan pandemi global COVID-19 yang tak kunjung reda dan bahkan semakin meningkat. Banyak lembaga penelitian dan produsen vaksin di seluruh dunia berlomba-lomba mengembangkan vaksin pencegahan Covid-19. Namun ternyata, bukan hanya vaksin Covid-19 yang penting untuk dinantikan, tapi selama pandemi ini masyarakat disarankan mendapatkan vaksin flu dan pneumonia.

Dokter Spesialis Penyakit Dalam dan Ahli Vaksin (Internist & Vaccinologis) Dr. Kristoforus Hendra Djaya, SpPD, MBA sebagai Founder, InHarmony Clinics, mengatakan di luar negeri vaksin flu dan pneumonia tinggi permintaannya. Tujuannya agar selama pandemi masyarakat tak rentan terkena flu dan infeksi saluran atas.

“Kenapa vaksin flu dan pneumonia penting? Karena selain membunuh virus, tapi juga mencegah munculnya gejala infeksi saluran napas,” tuturnya dalam webinar The 1st Online Vaccinology Forum 2020 (OVF 2020) pada tanggal 21-22 November 2020.

Menurutnya, selama pandemi ini, ketika orang terkena flu dan batuk pasti membuat paranoid dan khawatir bahwa mereka terkena Covid-19. Alhasil, membuat seseorang panik dan menghamburkan banyak uang untuk pemeriksaan.

“Sekarang ini kan sedikit batuk dan pilek jadi paranoid. Jangan-jangan kena Covid-19. Akhirnya malah jadi swab dengan biaya yang tak sedikit. Walaupun biaya swab ditanggung pemerintah misalnya, tetap saja jadi beban negara kan. Apalagi jika swab mandiri,” tuturnya.

“Kalau orang terkena infeksi saluran napas langsung jadi beban baik buat dia maupun pemerintah,” katanya.

Apalagi ketika seseorang mengalami sakit flu berat, mereka bisa masuk RS juga. Padahal kapasitas RS saat ini sudah penuh pasien Covid-19.

“Makanya vaksin yang naik cakupannya di masa pandemi yakni vaksin flu dan pneumonia. Yang lain cakupannya turun, semua vaksin baik anak, bayi, hepatitis, semua turun cakupannya,” tuturnya.

Menurut dr. Kristoforus, para dokter harus bisa mengembalikan keyakinan masyarakat akan pentingnya imunisasi, meningkatkan cakupan imunisasi, hingga pada akhirnya dapat menyelamatkan lebih banyak nyawa. Para dokter juga harus mencegah terjadinya Twindemics, suatu epidemi di dalam pandemi akibat menurunnya cakupan imunisasi. Termasuk meningkatkan penerimaan masyarakat terhadap vaksinasi Covid-19 yang akan diluncurkan tahun depan.

“Tenaga medis dan dokter berperan untuk mengedukasi pentingnya program imunisasi, agar masyarakat mau datang lagi untuk imunisasi. Masyarakat kam sekarang juga takut datang mau ke RS, puskesmas, klinik. Padahal semua kan sudah pakai protokol kesehatan,” katanya.

“Oleh karena itu, diperlukan adanya update informasi mengenai berbagai hal yang berkaitan dengan vaksinasi dan imunisasi di era pandemi bagi para dokter se-Indonesia,” tegasnya.

Saksikan video menarik berikut ini:

 

Editor : Nurul Adriyana Salbiah

Reporter : Marieska Harya Virdhani



Close Ads