
Photo
JawaPos.com - Mengatasi pandemi Covid-19 dengan menemukan obat untuk pasien adalah cara lain di samping vaksinasi. Sampai saat ini, belum ada obat definitif untuk Covid-19 yang ditetapkan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).
Kabar baiknya, perusahaan farmasi Pfizer kini menemukan kandidat obat berupa pil yang saat ini masih dalam tahap uji klinis.
Sebuah laporan Swarajya melalui Yahoo! News mengatakan, temuan awal dari uji coba tersebut diharapkan akan tersedia sebelum akhir tahun 2021. Pfizer, yang mengembangkan vaksin Covid-19 bersama dengan BioNTech, sebuah perusahaan farmasi Jerman, telah memulai fase 2 dari tiga uji coba, menemukan pengobatan oral baru untuk meredakan gejala Covid-19. Para peserta telah diberikan dosis pil.
Pil tersebut merupakan pengobatan sederhana berbasis pil yang dapat diberikan di rumah selama tahap awal infeksi. Selama 18 bulan terakhir, sejumlah besar obat telah dikembangkan, termasuk vaksin profilaksis dan antibodi monoklonal untuk menghentikan keparahan penyakit.
Berbagai obat terus diberikan selama pasien berada di rumah sakit untuk menghindari penurunan kesehatan. Namun bukan hanya obat di RS, pasien-pasien isolasi mandiri (isoman) juga harus meminum obat oral di rumah.
Dilansir dari Science Times, Selasa (7/9), produk Pfizer ini disebut PF-07321332, adalah salah satu antivirus oral awal yang dikembangkan secara khusus untuk menargetkan Covid-19, untuk mencapai fase uji coba manusia lanjutan pada manusia. Pengobatan tersebut termasuk dalam golongan obat antivirus protease inhibitor.
Protease, yang merupakan enzim yang penting untuk mekanisme replikasi virus, telah diformulasikan untuk pengobatan HIV/AIDS, dan juga hepatitis. Pfizer memulai uji coba pertamanya pada bulan Juli untuk menentukan apakah rangkaian obat yang diberikan kepada orang-orang yang berisiko tinggi terhadap Covid-19 parah untuk menurunkan angka rawat inap dan angka kematian di rumah sakit.
Penelitian kedua dilakukan bulan lalu, di mana para ilmuwan memeriksa efek obat pada orang dengan risiko rendah kasus Covid-19 yang parah.
Tujuan di balik penelitian ini adalah untuk menentukan apakah obat tersebut dapat mempersingkat durasi, dan tingkat keparahan gejala infeksi Covid-19 pada individu yang sehat, menurut laporan Times of India.
Uji coba fase 2/3 adalah bagian dari program pengembangan klinis di seluruh dunia, yang terdiri dari beberapa uji klinis berkelanjutan dan terencana. Perusahaan mencatat bahwa jika uji klinis berhasil, obat oral ini memiliki potensi untuk memenuhi kebutuhan substansial yang tidak terpenuhi, sambil memberi orang perawatan oral yang dapat diresepkan untuk gejala awal infeksi. Tujuannya untuk mencegah pasien masuk ke RS.
Obat Oral Lainnya
Reuters melaporkan, perusahaan lain seperti perusahaan Jerman, Merck, dan perusahaan Bioteknologi Amerika, Ridgeback Biotherapeutics, telah memulai uji klinis Fase 3 untuk obat oralnya yang juga mencegah Covid-19. Dikatakan bahwa hampir 1.332 sukarelawan dewasa akan mendaftar untuk penelitian ini asalkan mereka tinggal di rumah yang sama dengan pasien yang bergejala.
Dalam kasus obat anti-Covid-19, Drug Controller General of India atau DCGI, telah menyetujui Izin Penggunaan Darurat atau EUA untuk versi generik Tocilizumab di negara tersebut, untuk pasien yang dirawat di rumah sakit.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
