
Petugas menyuntikan vaksin COVID-19 kepada pedagang di Pasar Tanah Abang Blok A, Jakarta, Rabu (17/2/2021). Vaksinasi COVID-19 tahap kedua yang diberikan untuk pekerja publik dan lansia itu dimulai dari pedagang Pasar Tanah Abang. Foto: Dery Ridwansah/ Ja
JawaPos.com - Usai vaksinasi, sejumlah tenaga kesehatan dan beberapa tokoh pejabat masih terinfeksi Covid-19. Hal itu bisa terjadi sebab vaksinasi bisa meningkatkan kekebalan tubuh terhadap virus namun tak menutup celah risiko seseorang terpapar. Maka setelah divaksinasi, tetap wajib mematuhi protokol kesehatan 3M yakni wajib memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan pakai sabun.
Juru Bicara Vaksinasi Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi menjelaskan, beberapa nakes dan tokoh mengalami infeksi sebelum mendapat vaksin yang kedua. Hal itu bisa terjadi karena beberapa faktor.
"Rasa prihatin atas beberapa kejadian nakes dan beberapa tokoh masyarakat yang diketahui (terinfeksi Covid-19, Red) setelah mendapatkan dosis pertama vaksinasi Covid-19. Sebagian besar nakes dan masyarakat yang mendapat vaksinasi pertama yang belum dapat suntikan kedua," katanya kepada wartawan di Kemenkes, Senin (22/2).
Baca Juga: Survei: Banyak yang Tak Takut Covid, Banyak yang Enggan Divaksin
Menurut Nadia, Sinovac adalah vaksin berisi virus yang mati. Dipastikan ditentukan dosisnya untuk bisa disuntikkan sasaran vaksinasi.
"Vaksin ini tidak akan menimbulkan penyakit tapi mampu merangsang dan membuat tubuh kita untuk merespons antigen virus yang sudah dimatikan. Sehingga tubuh kita bisa memberikan antibodi kalau kita tertular virus Korona," kata Nadia.
Sejumlah nakes dan tokoh diketahui positif setelah mendapatkan vaksinasi. Mengapa demikian? Mereka terpapar Covid-19 saat ini namun saat vaksinasi mereka belum menunjukkan gejala Covid-19.
"Kita tahu bahwa 40 persen kasus bergejala, sementara 60 persen gejala ringan atau tidak bergejala (OTG)," jelas Nadia.
Lalu dipengaruhi faktor lainnya yakni masa inkubasi virus 1-14 hari. Sehingga waktu yang cukup lebar, dengan rata-rata 5-6 hari sebelum munculnya gejala itulah bisa menjadi penyebab keterpaparan terjadi sebelum menerima vaksinasi.
"Vaksin Sinovac dinyatakan aman dan bermutu dan telah ada izin EUA dari BPOM. Artinya dilihat dan kaji dari aspek keamanan sehingga penyuntikan vaksin tidak menimbulkan penyakit," tegasnya.
Nadia menegaskan, sampai saat ini belum ada laporan KIPI (Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi). Vaksinasi Covid-19 membutuhkan 2 kali penyuntikan sebab sistem imun perlu waktu lewat paparan yang lama sehingga imunitas kita mengetahui bagaimana cara efektif melawan virus. Antibodi membutuhkan waktu penyuntikan kedua untuk mencapai hasil yang maksimal.
Suntikan pertama untuk menentukan respons awal. Suntikan kedua untuk memunculkan respons antibodi dan sehingga tercipta di masa datang.
"Suntikan kedua sifatnya booster untuk meningkatkan antibodi secara maksimal. Sehingga imunitas terbentuk setelah 28 hari setelah penyuntikan kedua," jelasnya.
Namun, meski terinfeksi setelah divaksinasi, tubuh mampu melawan sehingga penyakit bisa dihindari. Kalaupun sakit bukan gejala berat atau parah.
"Dengan adanya vaksinasi kita wajib prokes. Efek samping ringan, reaksi lokal nyeri kemerahan dan gatal-gatal bisa disembuhkan dalam waktu singkat," jelasnya.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=8eBbvg-uZgU

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
