
Minum teh di pagi dengan perut kosong ternyata tidak baik bagi kesehatan. (tea lover)
JawaPos.com - Teh adalah salah satu minuman paling favorit. Teh juga mengandung sejumlah senyawa di dalamnya termasuk kafein. Jika seseorang bisa kecanduan minum kopi yang juga mengandung kafein, mungkinkah seseorang bisa kecanduan teh?
Jenis teh yang berbeda mengandung jumlah kafein yang bervariasi, zat psikoaktif yang paling umum dikonsumsi di seluruh dunia. Kafein sering dicap sebagai zat adiktif karena memiliki struktur kimiawi yang menyerupai adenosin, yakni senyawa yang secara alami ditemukan di tubuh dan melemaskan sistem saraf pusat.
Karena struktur kimianya ini, kafein dapat masuk ke dalam reseptor adenosin yang terletak di otak dan mencegah adenosin mengikatnya. Kekurangan adenosin yang dihasilkan mencegah sel-sel otak yang lelah.
Baca Juga: Kafein Pada Kopi Picu Kecanduan, Ini Pengaruhnya Pada Gula Darah
Teh juga dapat menyebabkan tubuh melepaskan lebih banyak stimulan alami lainnya, seperti dopamin, yang selanjutnya menekan perasaan lelah dan membantu seseorang tetap terjaga.
Ada spekulasi bahwa minum minuman yang mengandung kafein secara teratur, termasuk teh, dapat menyebabkan sel-sel otak Anda membuat lebih banyak reseptor adenosin untuk mengimbangi yang diblokir oleh kafein.
Lalu apakah bisa kecanduan minum teh?
Kecanduan muncul dalam berbagai bentuk dan bentuk tetapi cenderung memiliki beberapa gejala klinis yang sama. Yang paling sering digunakan oleh profesional kesehatan untuk mengenali kecanduan meliputi,
1. Terus diminum meskipun mengalami efek samping.
2. Keinginan yang terus-menerus atau upaya yang gagal untuk mengontrol atau mengurangi penggunaan.
3. Mengalami gejala gelisah saat saat mengurangi atau menghentikan penggunaan
Penelitian menunjukkan bahwa beberapa orang yang secara teratur mengonsumsi kafein dapat mengalami gejala seperti kecanduan. Dan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) secara resmi mengakui ketergantungan kafein sebagai sindrom.
Namun di sisi lain, dilansir dari Healthline, Selasa (2/1), American Psychiatric Association (APA) tidak mengklasifikasikan kecanduan kafein sebagai gangguan penyalahgunaan zat. Saat ini tidak jelas berapa banyak orang yang mengalami gejala seperti kecanduan akibat minum teh.
Informasi juga terbatas tentang apakah peminum teh kesulitan mengurangi asupannya. Oleh karena itu, diperlukan lebih banyak penelitian sebelum kesimpulan dapat dibuat tentang sifat adiktif teh.
Batasan Dosis
Masih belum jelas berapa banyak teh yang boleh diminum per hari sebelum berisiko kecanduan. Namun maksimal asupan kafein yakni hanya mengonsumsi 100 mg per hari.
Kandungan kafein dalam teh tergantung dari varietasnya. Berikut jumlah kafein yang biasanya ditemukan dalam 1 cangkir (240 mL).
Teh hitam: 35–44 mg
Teh hijau: 33–71 mg
Teh oolong: 37–38mg
Teh putih: 33–48 mg
Teh matcha: 38–89 mg
Yerba mate: 45–67 mg
Teh tanpa kafein: hingga 12 mg
Teh herbal: 0 mg
Berdasarkan angka-angka ini, minum lebih dari 2 cangkir jenis teh setiap hari mungkin bisa menyebabkan gejala kecanduan fisik. Meskipun demikian, penelitian lebih lanjut diperlukan sebelum kesimpulan yang kuat.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://youtu.be/EB9oSHvfrNI

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
