
Direktur Perluasan dan Pelayanan Peserta BPJS Kesehatan Andayani Budi Lestari
JawaPos.com - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan mendorong manajemen rumah sakit untuk mengembangkan layanan digital guna memberikan kemudahan, kecepatan, dan kepastian layanan kepada peserta Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS).
Direktur Perluasan dan Pelayanan Peserta BPJS Kesehatan Andayani Budi Lestari mengatakan, pandemi Covid-19 telah mengubah perilaku masyarakat menjadi lebih menyukai layanan digital karena bisa diakses kapan saja, tidak perlu keluar rumah, sehingga meminimalkan risiko terpapar Covid-19.
“BPJS Kesehatan telah melakukan perubahan sejumlah layanan konvensional menjadi layanan digital. Hal itu perlu diikuti dengan digitalisasi layanan dari fasilitas kesehatan,” ujarnya dalam keterangannya seperti dikutip, Senin (30/11).
Menurutnya, sistem antrean daring sudah dikembangkan di 2.028 rumah sakit dan 528 rumah sakit diantaranya sudah terpadu dengan aplikasi Mobile JKN. Sementara itu, sistem informasi ketersediaan tempat tidur sudah diterapkan di 2.054 rumah sakit dan informasi jadwal tindakan operasi sudah dilakukan di 845 rumah sakit.
Selama pandemi Covid-19, kata dia, pemanfaatan layanan administrasi, permintaan informasi, dan pengaduan melalui kanal digital BPJS Kesehatan juga mengalami kenaikan signifikan. Peserta JKN-KIS lebih memilih menggunakan layanan digital daripada mendatangi kantor cabang.
"Kunjungan ke kantor cabang berkurang karena ada layanan digital. Animo masyarakat terhadap layanan digital BPJS Kesehatan luar biasa. Angkanya mengalami peningkatan dengan pesat karena aksesnya lebih mudah, cepat, dan dapat dilakukan di mana saja," tuturnya.
Andayani menambahkan, layanan digital akan terus berjalan dan dikembangkan mengikuti kebutuhan masyarakat meskipun pandemi Covid-19 sudah berakhir. Keberhasilan digitalisasi layanan akan sangat dipengaruhi sistem layanan di rumah sakit.
Andayani memberikan apresiasi kepada rumah sakit mitra BPJS Kesehatan yang terus berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada peserta JKN-KIS. Hal tersebut terbukti dari peningkatan indeks kepuasan peserta. "Hal itu salah satunya dipengaruhi oleh kepuasan peserta terhadap pelayanan rumah sakit," tutupnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
Pegawai Diskominfo Kukar Bakar Kantor Usai Wajah Dijadikan Stiker WA
Doktif Sebut Richard Lee Transfer Uang ke Mucikari, Klaim Gunakan Anak di Bawah Umur
Doktif Bongkar Transfer Rp 9 Juta Richard Lee, Disebut untuk Jasa Prostitusi
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Richard Lee Bela Perempuan di Podcast, Eks Karyawan: Dia Penjahat Wanita
Perilaku Menantu Tak Cerminkan Orang Kerajaan, Sultan Brunei Cabut Gelar Istri Pangeran Abdul Malik
Eks Dewas KPK Albertina Ho Tak Lolos Seleksi CHA di KY, TII Bandingkan dengan Politikus Golkar Ini
Jessica Mila Sentil Kapten Kapal Soal Polemik Pulau Padar: Harus Terbuka soal Larangan Berlayar!
HUT ke-81 RI, Naik Suroboyo Bus dan Wira Wiri Cuma Rp81, Berlaku Sepekan
