
Penyakit Moluskum Kontagiosum merupakan infeksi kulit yang disebabkan oleh virus pox. (Istimewa)
JawaPos.com - Penyakit kulit bintil-bintil mirip jerawat dan tersebar di tubuh, jangan disepelekan. Bisa jadi itu merupakan jenis penyakit kulit Moluskum Kontagiosum. Penyakit itu merupakan infeksi kulit yang disebabkan oleh virus pox.
Virus ini dapat bertahan di permukaan benda yang telah tersentuh oleh kulit orang yang terinfeksi. Sehingga, penularan juga dapat terjadi pada barang yang terkontaminasi.
"Moluskum Kontagiosum merupakan infeksi virus yang sangat menular dan dapat ditularkan dari orang ke orang melalui kontak kulit ke kulit, berbagi pakaian, atau hanya dengan menyentuh benda yang disentuh penderita yang terinfeksi," kata Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin dr. Anthony Handoko, SpKK, FINSDV dari CEO Klinik Pramudia dalam Virtual Media Briefing, Rabu (4/11).
Moluskum Kontagiosumi menyebabkan benjolan kecil pada kulit yang biasanya tidak terasa nyeri tetapi dapat menimbulkan rasa gatal. Biasanya dapat menghilang dengan sendirinya serta tidak meninggalkan bekas luka, walaupun tidak diterapi.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
