
Mengosumsi pisang matang bisa memberikan delapan manfaat bagi kesehatan. Boldsky
JawaPos.com - Penderita diabetes harus memperhatikan pola makan. Baik dari sisi porsi dan jam makannya. Sebab, tiap makanan yang konsumsi berdampak langsung terhadap kadar gula darah. Termasuk saat mengosumsi buah. Pasien diabetes juga harus selektif.
Pasien diabetes harus mengonsumsi makanan yang memiliki indeks glikemik (GI) rendah sehingga tidak menyebabkan kadar gula darah tinggi. Lalu buah apa yang punya indeks glikemik yang rendah? Bolehkah pasien diabetes makan pisang?
Banyak penderita diabetes ingin tahu apakah mereka bisa makan buah pisang atau tidak. Sebab, pisang memang kaya dengan nutrisi. Namun banyak yang menghindari karena pisang juga memiliki fruktosa (gula yang tersedia dalam buah-buahan). Karenanya, orang dengan diabetes cenderung takut jika pisang akan meningkatkan gula darah.
Perlu diektahui, pisang kaya karbohidrat. Dan makanan yang kaya karbohidrat bisa meningkatkan kadar gula darah dengan cepat. Dalam laman NDTV, Kepala Ahli Nutrisi di Rumah Sakit Max Upasana Sharma mengatakan, pisang mengandung gula dan karbohidrat. Tetapi pisang kaya akan serat dan memiliki indeks glikemik rendah.
"Penderita diabetes bisa makan pisang, tetapi dalam jumlah sedang," tegasnya.
Ketika ditanya dalam jumlah pisang yang aman untuk dikonsumsi, dianjurkan hanya dua atau tiga kali seminggu bagi penderita diabetes. Jumlah tersebut dikatakan masih aman.
"Tetapi penderita diabetes tidak boleh mengonsumsi pisang setiap hari," tuturnya.
Dilansir dari Pink Villa, Jumat (21/2), pisang berukuran sedang memiliki sekitar 14 gram gula dan 6 gram pati. Namun, pisang rendah dalam skala GI dan kaya serat juga. Nilai indeks glikemik buah pisang adalah sekitar 42-62 (tergantung kematangannya). Jadi, intinya adalah penderita diabetes dapat makan pisang, namun dibatasi.
Selain itu, ukuran porsi pisang juga sangat penting. Efek ukuran porsi ini dikenal sebagai beban glikemik. Beban glikemik dihitung dengan mengalikan indeks glikemik suatu makanan dengan jumlah karbohidrat dalam per sajian, kemudian membaginya dengan 100. Jika nilainya kurang dari 10 maka itu rendah. Jika skor lebih dari 20 itu berarti memiliki glikemik yang tinggi.
Tingkat kematangan pisang juga menjadi indikator kandungan gula. Semakin matang pisang, gulanya semakin tinggi. Meski begitu, tetap penting untuk berkonsultasi dengan dokter sebelum menambahkan pisang dalam pola makan harian. Sebab kebutuhan karbohidrat dan gula setiap orang berbeda.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
