
Ilustrasi pemberian vaksin polio terhadap bayi.
JawaPos.com - Masyarakat awam mengenal penyakit polio ketika seseorang mengalami kelumpuhan atau kondisi kaki yang berbeda dengan masyarakat normal. Penyakit polio disebabkan oleh virus yang menyerang sistem saraf pusat, menyebabkan nyeri atau merusak saraf motorik. Sehingga menyebabkan kelumpuhan otot (ketidakmampuan untuk menggerakan tungkai atau bagian tubuh lain).
"Penyakit ini biasanya rentan terjadi pada wanita hamil, anak kecil yang belum diimunisasi polio, dan orang dengan sistem imun lemah," kata Disease Prevention Expert yang juga CEO dari In Harmony Vaccination dr. Kristoforus Hendra Djaya SpPD. kepada JawaPos.com baru-baru ini.
Pada kasus yang berat, penyakit polio sering terjadi pada kaki. Walau pada kasus terparah, penyakit polio dapat mempengaruhi kemampuan bernapas dan menelan. Kebanyakan gejala infeksi ini berlangsung selama hanya beberapa hari hingga minggu.
Namun polio sering menyebabkan gejala berat dan biasanya bertahan dari 2-6 bulan. Setelah itu, pasien akan baik kembali.
Gejala yang paling sering terjadi pada polio ringan yaitu gejala mirip flu atau seperti infeksi virus sakit kepala, demam, sakit tenggorokan, mual, muntah, dan konstipasi atau diare. Gejala yang paling sering terjadi yaitu sakit kepala, kaku leher, dan lainnya.
"Sama seperti flu penularannya lewat udara juga. Orang dewasa bisa menularkan, orang yang tak divaksin, atau habis bepergian dari luar negeri yang masih terjangkit virus tersebut seperti Afganistan, Pakistan, dan Nigeria," ujar dr. Kristoforus.
Selain itu, penyakit polio dibedakan menjadi 3 tipe. Pertama adalah ringan, lalu paralisis, dan tidak paralisis. Polio bisa terjadi ringan atau tak berhubungan dengan sistem saraf pusat, namun juga dapat serius, terjadi paralisis atau kelumpuhan.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
