Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 24 Oktober 2018 | 23.05 WIB

Cari Tahu Keunggulan Soya Sebagai Sumber Protein Nabati Rendah Lemak

Diskusi para narasumber dalam konferensi pers bersama Danone Indonesia dalam rangka hari pangan sedunia. Ada pula produk olahan kedelai seperti susu kedelai dan burger tempe. - Image

Diskusi para narasumber dalam konferensi pers bersama Danone Indonesia dalam rangka hari pangan sedunia. Ada pula produk olahan kedelai seperti susu kedelai dan burger tempe.

JawaPos.com - Kedelai adalah kacang-kacangan yang mengandung protein nabati yang baik bagi tubuh. Kacang kedelai sudah menjadi favorit masyarakat Indonesia untuk dikonsumsi menjadi tahu, tempe, dan susu kedelai. Dalam suasana Hari Pangan Sedunia 2018 dengan tema #ZeroHunger, orang tua bisa mulai mengedukasi anak-anak dengan pemenuhan nutrisi alternatif sumber protein dari bahan soya.


Guru Besar Departemen Ilmu dan Teknologi Pangan, Fakultas Teknologi Pertanian Institut Pertanian Bogor, Prof. Dr. Ir. Made Astawan, MS, menjelaskan kedelai sebagai alternatif sumber protein terbukti memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Kedelai atau soya merupakan bahan pangan yang kaya akan protein (40 persen), lemak (22 persen), karbohidrat (25 persen), hingga serat (8 persen) dan mineral.


"Soya juga dapat menjadi alternatif protein yang dapat dikonsumsi bersama dengan protein hewani," jelasnya dalam konferensi pers bersama Danone Indonesia, Rabu (24/10).


Keunggulan Soya


Berdasarkan Skor Protein Digestability Corrected Amino Acid (PDCAA), soya memiliki skor 0.90 – 1.00, nilai ini lebih tinggi apabila dibandingkan dengan beras, jagung, dan terigu. Selain itu, soya juga kaya akan asam amino esensial. Dengan kandungan nutrisi ini, soya dapat menjadi alternatif sumber protein yang berasal dari tumbuh-tumbuhan.

Meskipun kaya akan protein dan nutrisi lainnya, pangan olahan soya, tidak bisa dikonsumsi sendiri. Sehingga perlu dilengkapi oleh komponen nutrisi lainnya untuk tumbuh kembang anak yang optimal. Terlebih, pangan olahan soya menjadi alternatif bagi anak yang memiliki alergi terhadap protein hewani dan menunjukkan tanda intoleransi laktosa.


Kandungan Gizi Soya untuk Keluarga


Ahli Gizi Klinis Dr. Ida Gunawan M.S., Sp.GK-K, menjelaskan kecukupan nutrisi sangat penting di fase kritis tumbuh kembang anak, salah satunya adalah komponen protein hewani dan nabati. Soya dapat menjadi alternatif protein untuk anak dan keluarga.


"Namun, konsumsi soya pada anak-anak perlu disertai dengan konsumsi makronutrien dan mikronutrien yang seimbang. Dan soya juga rendah lemak dan gula, sedangkan susu sapi misalnya itu mengandung laktosa atau gula yang terdapat pada susu sapi," ujarnya.


Sedangkan Corporate Communication Director Danone Indonesia, Arif Mujahidin, mengatakan pangan merupakan salah satu hal yang sangat dekat dengan masyarakat. Terlebih, melalui kampanye ‘One Planet One Health’ pihaknya percaya bahwa pangan yang baik berasal dari bumi yang baik.


Memperingati Hari Pangan Sedunia, Danone mengedukasi pentingnya pemenuhan nutrisi pada anak dan alternatif sumber protein bertajuk ‘Kedelai atau Soya Sebagai Alternatif Pangan yang Bernutrisi’.”

"Kedelai, atau yang juga dikenal dengan istilah Soya, merupakan bahan pangan yang sudah familiar bagi masyarakat Indonesia. Selain dikenal dengan produk olahannya seperti tahu dan tempe, soya juga memiliki berbagai kebaikan nutrisi yang bisa menjadi salah satu pangan yang baik," tutup
Arif.

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore