Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 31 Januari 2018 | 03.04 WIB

Dinkes Sumbar: Angka Kematian Ibu Melahirkan Masih Tinggi

Kepala Dinas Kesehatan Sumbar Merry Yuliesdai - Image

Kepala Dinas Kesehatan Sumbar Merry Yuliesdai

JawaPos.com - Angka kematian ibu (AKI) melahirkan di Sumatera Barat (Sumbar) masih cukup tinggi. Sedikitnya, tahun 2017 terdapat 113 kasus kematian ibu. Jumlah tersebut, meningkat dibandingkan tahun 2016 silam.


Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Sumbar Merry Yuliesdai mengatakan, kematian ibu dipengaruhi berbagai faktor. Seperti hipertensi dan pendarahan. Jika dipresentasikan, sebanyak 33,6 persen kematian ibu disebabkan kasus pendarahan. Kemudian, 23,9 persen lainnya oleh pengaruh hipertensi dan faktor lainnya.


"Kematian ibu tidak saja di Sumbar, melainkan seluruh Indonesia. Tapi, Sumbar masih tinggi AKI-nya," kata Merry Yuliesdai, Selasa (30/1).


Disamping itu terang Merry, faktor 4 T (terlalu muda, terlalu tua, terlalu dekat dan terlalu banyak anak) juga salah satu pemicu meningkatnya kasus AKI.


Selain faktor 4T, keterlambatan mengambil keputusan hingga terlambat mendapatkan perawatan medis juga menjadi penyebab AKI.


Salah satu cara menekan AKI katanya, adalah dengan proses pendekatan keluarga. Dengan cara mendekatkan akses keluarga terhadap pelayanan kesehatan secara komprehensif yang meliputi pelayanan preventif dan promotif. Serta kuratif dan rehabilitatif dasar.


"Pendekatan keluarga ini dilakukan dengan penguatan Puskesmas. Mendorong Puskesmas melakukan kunjungan pada rumah keluarga yang mengandung," katanya.

Editor: Budi Warsito
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore