
Kepala Dinas Kesehatan Sumbar Merry Yuliesdai
JawaPos.com - Angka kematian ibu (AKI) melahirkan di Sumatera Barat (Sumbar) masih cukup tinggi. Sedikitnya, tahun 2017 terdapat 113 kasus kematian ibu. Jumlah tersebut, meningkat dibandingkan tahun 2016 silam.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Sumbar Merry Yuliesdai mengatakan, kematian ibu dipengaruhi berbagai faktor. Seperti hipertensi dan pendarahan. Jika dipresentasikan, sebanyak 33,6 persen kematian ibu disebabkan kasus pendarahan. Kemudian, 23,9 persen lainnya oleh pengaruh hipertensi dan faktor lainnya.
"Kematian ibu tidak saja di Sumbar, melainkan seluruh Indonesia. Tapi, Sumbar masih tinggi AKI-nya," kata Merry Yuliesdai, Selasa (30/1).
Disamping itu terang Merry, faktor 4 T (terlalu muda, terlalu tua, terlalu dekat dan terlalu banyak anak) juga salah satu pemicu meningkatnya kasus AKI.
Selain faktor 4T, keterlambatan mengambil keputusan hingga terlambat mendapatkan perawatan medis juga menjadi penyebab AKI.
Salah satu cara menekan AKI katanya, adalah dengan proses pendekatan keluarga. Dengan cara mendekatkan akses keluarga terhadap pelayanan kesehatan secara komprehensif yang meliputi pelayanan preventif dan promotif. Serta kuratif dan rehabilitatif dasar.
"Pendekatan keluarga ini dilakukan dengan penguatan Puskesmas. Mendorong Puskesmas melakukan kunjungan pada rumah keluarga yang mengandung," katanya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
