
Photo
JawaPos.com - Data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) Kementerian Kesehatan Republik Indonesia menunjukkan bahwa gaya hidup masyarakat Indonesia, khususnya di masa pandemi Covid-19, mendorong meningkatnya prevalensi penyakit tidak menular (PTM). Misalnya kanker, stroke, penyakit ginjal kronis, diabetes melitus, dan hipertensi.
Penyebabnya adalah karena lebih dari 90 persen masyarakat Indonesia mengonsumsi makanan yang kurang sehat, termasuk kurang mengonsumsi sayur dan buah. Selain itu, lebih dari 33 persen masyarakat Indonesia kurang melakukan aktivitas fisik.
Untuk membantu publik mencegah hal tersebut, Prudential melakukan upgrade pada aplikasi Pulse dengan mengeluarkan fitur baru yang diharapkan bisa membantu penggunanya mengelola kesehatan.
President Director Prudential Indonesia Jens Reisch mengatakan bahwa fitur baru aplikasi Pulse dikeluarkan untuk memberikan perlindungan dan mendukung masyarakat untuk mencegah serta menunda penyakit semakin buruk.
"Kami terus meningkatkan kemampuan aplikasi Pulse untuk menghadirkan dukungan yang lebih menyeluruh dan merevolusi gaya hidup sehat masyarakat melalui satu aplikasi terpadu," katanya dalam siaran pers yang diterima JawaPos.com.
Layanan aplikasi Pulse baru sendiri berupa paket berlangganan yang memberikan akses bagi penggunanya untuk bisa mengelola kesehatan secara menyeluruh dan hidup lebih sehat dibantu teknologi Artificial Intelligence (AI).
Fitur ini dapat diakses melalui Pulse Elite – Bugar Plan dengan biaya yang terjangkau, yakni
Rp 39.900 per bulan. Paket ini juga memberikan voucher bagi penggunanya untuk mendapatkan perlindungan asuransi.
Lewat fitur tersebut, pengguna bisa membuat jurnal untuk mencatat asupan kalori dan pola makan hanya dengan memfoto makanan, dapat membuat perencanaan pola makan beserta menunya. Mereka juga bisa menantang diri untuk mengadopsi pola konsumsi yang baru demi mencapai tujuan kesehatan mereka.
Lebih dari itu, paket berlangganan ini juga memberikan akses bagi pengguna untuk dapat memeriksa kesehatan mata dan kadar oksigen dalam darah hanya melalui rekaman selfie. Seluruh fitur eksklusif yang terdapat dalam paket berlangganan tersebut akan membuat pengguna memiliki kesempatan lebih besar mencapai target kesehatan mereka.
Fitur-fitur baru menarik yang bebas biaya pun juga hadir untuk mempermudah pengguna. Salah
satunya untuk mencatat jumlah kalori yang dibakar dari aktivitas olahraga sehingga mereka bisa terus memantau keseimbangan dengan jumlah kalori yang dikonsumsi. Teknologi AI di Pulse juga membantu pengguna mengukur indeks massa tubuh (BMI) dan tingkat kerutan wajah hanya dari foto selfie.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Netty Pergi, Jenderal Ditangkap: Ketika Riset Doktoral Membaca Kerusakan Polri dari Dalam
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Herri Pras Akhirnya Minta Maaf Usai Digeruduk Petarung MMA karena Hina UAH dan UAS
Profil Yudi Cahyadi, Atlet MMA yang Tantang Duel Herri Pras Usai Singgung UAS dan UAH
Mahasiswa Trisakti Geruduk Kantor Setneg Siang Ini, Tagih Janji Pemerintah soal Tritura
Prediksi Skor Lillestrom SK vs Viktoria Plzen di Liga Europa: Duel Berpotensi Berjalan Terbuka
Prediksi Skor PSIM vs Dewa United di BRI Super League: Laskar Mataram Berpeluang Beri Kejutan!
Blunder Berujung Gol, Fitrah Maulana Ungkap Perasaannya Usai Persib Menang
Upaya Restorasi 325 Hektare Hutan di TNGHS untuk Jaga Habitat Macan Tutul Jawa
Prediksi Skor Lion City Sailors vs Adelaide United di ACL Two: Tuan Rumah Diunggulkan Menang Lagi

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022