
ilustrasi LGBT
JawaPos.com - Seseorang dengan predikat gay atau Lelaki Suka Lelaki (LSL) memiliki orientasi seksual yang berbeda. Karena itu, kehidupan mereka juga rentan dengan penyakit menular seksual dan HIV AIDS.
Salah satu Pegiat HIV AIDS yang juga seorang gay di Depok, Jawa Barat mengaku terus berupaya untuk berubah ke arah lebih baik.
Banyaknya teman-temannya sesama gay dan meninggal karena virus HIV AIDS membuatnya menyadari bahwa virus mematikan itu dekat dengan kehidupan mereka.
“Tentu bisa kok, buat teman-teman yang lain bisa. Hal itu tergantung kemampuan seseorang. Saya sekarang berusaha untuk berubah, tidak lagi berpikir tentang dunia seksual. Cambukannya adalah nasib teman-teman kami yang meninggal karena HIV AIDS,” kata pria yang enggan disebut namanya ini kepada JawaPos.com, Sabtu (15/7).
Dia melihat banyak teman yang terpapar HIV AIDS ataupun kanker dan penyakit menular seksual karena suka berganti pasangan, baik heteroseksual maupun homoseksual dan biseksual.
“Saya enggak mau seperti mereka. Untungnya saya negatif HIV AIDS sudah beberapa kali tes. Saya enggak mau sampai minum obat HIV. Itu yang saya tanamkan dari dalam diri saya,” ungkapnya.
Meski begitu, tentu dia mengalami banyak godaan dan gejolak batin untuk mengambil keputusan tersebut. Menurutnya, sejumlah teman-temannya banyak yang gay karena pergaulan, namun ada juga yang karena memang mengaku sejak kecil sudah suka dengan laki-laki.
Krena itu dirinya teman-teman sekaum LGBT untuk hidup bersih, selalu gunakan kondom saat melakukan hubungan seksual.
“Banyak yang awalnya hanya coba-coba namun ada juga yang sejak kecil. Seperti saya misalnya. Perang batin masih terus terjadi. Tekadnya hanya satu, saya ingin hidup saya sehat dan tidak sia-sia,” tuturnya. (cr1/JPG)

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
