
Ilustrasi
JawaPos.com - Mulai menjalankan pola hidup sehat. Resolusi itu selalu muncul memasuki pergantian tahun (entah kapan dilaksanakan). Tidak heran, setiap tahun selalu ada tip diet maupun olahraga baru. Termasuk sepanjang 2016. Padahal, tidak semua tren ’’sehat’’ itu benar-benar bermanfaat lho! Waduh, mana saja yang sebaiknya distop? (NBC News/fam/c7/na)
Memasak dengan minyak kelapa - Minyak kelapa dianggap lebih sehat daripada minyak masak biasa. Ternyata, minyak kelapa tidak disarankan karena berisiko menyumbat arteri sehingga meningkatkan risiko penyakit jantung. ’’Minyak justru meningkatkan risiko gangguan kardiovaskuler karena kandungan lemak jenuhnya sangat tinggi,’’ ungkap Dr Andrew Freeman, ahli jantung dan anggota American College of Cardiology.
Tidak ngemil setelah makan malam - Di atas pukul 20.00, banyak orang yang menghindari ngemil karena takut gendut. Menurut Dr Michelle Terry, profesor klinis di Univeristy of Washington, hal tersebut hanya mitos. ’’Jika Anda punya diabetes, makan camilan ringan –sekitar 150 kalori dengan kandungan 15 gr karbohidrat– bisa membantu mengontrol kadar gula darah,’’ ungkap Terry. So, ngemil boleh, asal rendah garam, kalori, lemak, dan karbohidrat serta dalam porsi kecil. Jangan ngemil tahu tek.
Menetapkan target diet - ’’Aku harus turun 5 kg dalam sebulan.’’ Begitulah resolusi setiap pelaku diet. Padahal, menurunkan berat badan adalah proses yang panjang dan bertahap. ’’Memasang resolusi seperti harus turun 15–25 kg dalam beberapa bulan sangat tidak disarankan. Hal itu akan membuat frustrasi,’’ jelas Nutrition Director Duke Diet and Fitness Center Elisabetta Potti.
Potti menyarankan membuat resolusi yang lebih mudah diikuti dan realistis. Misalnya, membiasakan jalan kaki selama 15 menit, dua kali sehari. Selain itu, Potti merekomendasikan pengaturan makan dengan cara memilah makanan yang membuat tubuh terasa segar dan makanan yang justru membikin mengantuk.
Fruit smoothies siap saji - Fruit smoothies merupakan paduan susu dan buah segar yang punya banyak manfaat bagi tubuh. Namun, hal itu tidak berlaku buat fruit smoothies kemasan siap minum. ’’Sebotol ukuran 440 ml mengandung sekitar 40 hingga 50 gr gula, setara dengan 10–12 sendok teh gula,’’ kata dietitian Linda Antinoro. Padahal, kebutuhan gula orang dewasa per hari berkisar 100–150 kalori atau 6–9 sendok teh. Selain itu, kandungan serat dan zat gizi lainnya rentan hilang.
Medical checkup meski sehat - Banyak orang yang tergoda melakukan cek kesehatan di rumah sakit maupun laboratorium hanya untuk berjaga-jaga. Apalagi, kini muncul teknologi medis yang makin canggih dan bisa dilakukan sendiri. Tes dianggap sebagai klaim sehat atau sakit. Dr Eliot Nierman, internis umum dan associate professor di University of Pennsylvania, menjelaskan, checkup berisiko memunculkan salah diagnosis (false positive). ’’Mereka akhirnya melakukan tindakan medis yang tidak perlu hingga akhirnya komplikasi. Checkup idealnya dilakukan atas petunjuk dokter,’’ ucap Nierman.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
