Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 15 Januari 2021 | 20.53 WIB

Hindari 4 Efek Buruk Kecanduan Kopi dengan Dosis Berlebih

Ilustrasi penyajian minuman secangkir kopi - Image

Ilustrasi penyajian minuman secangkir kopi

JawaPos.com - Kopi saat ini telah menjadi minuman favorit banyak orang. Hanya saja, jumlah konsumsi kopi per hari harus dibatasi. Jika berlebihan, bisa menimbulkan efek samping.

Menurut Mayo Clinic, minum hingga 40 miligram kafein sehari masih sehat untuk kebanyakan orang dewasa yang sehat. Itu setara dengan 4 cangkir kopi, atau setara 10 kaleng cola atau minuman energi. Tetapi perhatikan bahwa kandungan kafein dalam minuman bervariasi.

Namun, FDA AS telah memperingatkan bahwa kafein dapat menjadi racun baik dalam bentuk bubuk maupun cair jika dikonsumsi melebihi dosis yang dianjurkan. Mereka yang menderita kecanduan kopi mungkin mengalami beberapa masalah kesehatan serius yang dapat mengakibatkan kematian. Berikut adalah tanda peringatan bahwa kecanduan kopi mengganggu kesehatan Anda seperti dilansir dari Science Times, Jumat (15/1).

Lebih Cemas
Sebuah studi yang diterbitkan dalam Journal of Psychopharmacology melaporkan bahwa konsumsi kopi yang berlebihan dapat menyebabkan tingkat kecemasan, stres, dan depresi yang tinggi. Terlebih lagi, penelitian tersebut menunjukkan bahwa jika seseorang meminum lebih dari 1.000 miligram kafein dalam seminggu, itu bisa menjadi prediktor peningkatan tingkat kecemasan. Institut Kesehatan Mental Nasional merekomendasikan untuk menghindari kafein jika Anda menderita kecemasan.

Susah Tidur
Kopi juga dapat mengganggu pola tidur, terutama jika diminum beberapa jam sebelum tidur. Menurut American Academy of Sleep Medicine seseorang akan membutuhkan waktu lebih lama agar efek kafein benar-benar hilang pengaruhnya dari sistem tubuh. Sehingga jika minum terlalu banyak, Anda bisa terbangun di malam hari.

Denyut Jantung Cepat
Minum terlalu banyak kopi dapat menyebabkan ritme detak jantung berubah. Jantung berdebar kencang. Menurut The Healthy, jantung berdebar-debar bisa jadi disebabkan oleh terlalu banyak konsumsi kafein, nikotin, dan alkohol. Kadang-kadang bahkan menyebabkan pusing dan pingsan.

Sebuah studi tahun 2017 di Frontiers in Psychiatry melaporkan bahwa sekitar 94 persen dokter merekomendasikan pasien yang menderita palpitasi untuk menghindari kafein.Healthline melaporkan bahwa kondisi ini dapat menyebabkan sakit kepala, kegelisahan, dan kesulitan tidur karena meningkatkan detak jantung. Disarankan untuk segera mencari pertolongan medis jika Anda merasakan gejala tersebut.

Sakit Kepala
Menurut penelitian di The Journal of Headache and Pain, minum kopi dalam jumlah sedang bisa membantu meredakan sakit kepala dengan membantu obat penghilang rasa sakit bekerja lebih baik. Namun, terlalu banyak kopi dalam jangka waktu yang lama, seperti minum 500 mg kafein setiap hari, dapat menyebabkan sakit kepala yang membuat seseorang tidak nyaman.

Saksikan video menarik berikut ini:

https://youtu.be/13M6ctltVOw

Editor: Mohamad Nur Asikin
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore