
Petugas TNI memberikan imbauan jaga jarak penumpang KRL jarak fisik di Stasiun Manggarai, Jakarta, Kamis (28/5). Kedisiplinan protokol kesehatan di lingkungan KRL itu dilakukan menjelang diberlakukannya tatanan normal baru. FOTO: SALMAN TOYIBI/JAWA POS
JawaPos.com - Meski DKI Jakarta kembali memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Transisi pada 12-25 Oktober 2020, namun PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) tetap mewajibkan protokol kesehatan, khususnya penerapan 3M yakni, menjaga jarak, memakai masker dan mencuci tangan dengan sabun atau handsanitizer di dalam KRL. KCI tetap menerapkan berbagai protokol kesehatan dengan ketat di stasiun maupun di dalsm KRL.
"Seluruh pengguna wajib menggunakan masker yang terbukti efektif mencegah droplet atau cairan yang keluar dari mulut dan hidung," kata VP Corporate Communication PT KCI, Anne Purba dikonfirmasi, Senin (12/10).
Anne menyampaikan, pengguna juga wajib menjaga jarak, mengikuti pengukuran suhu tubuh dan sangat dianjurkan mencuci tangan dengan air mengalir dan sabun sebelum maupun sesudah naik kereta. Hal ini diharapkan dapat ditaati oleh semua pengguna KRL.
"KCI berterima kasih atas dukungan dan kerja sama dari seluruh pengguna KRL dalam upaya bersama menekan penyebaran Covid-19," ucap Anne.
Pada hari pertama masa PSBB Transisi ini, sambung Anne, jumlah pengguna KRL hingga tercatat 70.634 orang. Menurutnya, jumlah ini meningkat 7 persen dibandingkan waktu yang sama pada Senin pekan lalu.
Baca juga: Abaikan Protokol Kesehatan Akan Diminta Tanggung Jawab Dunia Akhirat
Sementara itu, pada setiap stasiun juga mengalami kenaikan, jumlah pengguna di Stasiun Bogor mencapai 6.719 pengguna, naik 20 persen dibanding waktu yang sama pekan lalu, Stasiun Bekasi 3.817 pengguna, naik 6 persen dan Stasiun Depok 3.312 pengguna, naik 10 persen.
"Meskipun demikian beberapa stasiun mencatat jumlah pengguna turun, misalnya Stasiun Rangkasbitung 2.262 pengguna, turun 5 persen," ujar Anne.
Meskipun ada kenaikan, lanjut Anne, situasi di stasiun relatif kondusif dengan antrean dan penyekatan yang diatur oleh petugas agar physical distancing diantara para pengguna tetap terjaga. Tren volume pengguna juga menjadi salah satu pertimbangan KCI dalam mengevaluasi rencana pola operasi perjalanan KRL pada masa PSBB Transisi kali ini.
"Jika dianggap perlu perpanjangan jam operasional KRL, maka KCI akan menginformasikan perubahan tersebut secepatnya," pungkasnya.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=AjHDhBsBimM&ab_channel=jawapostvofficial

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
