alexametrics

Pembersih Wajah Berbahan Mentimun, Susu, Madu, dan Gandum

Oleh: Prof Dr Apt Mangestuti Agil MS
11 Juni 2022, 21:05:27 WIB

Tradisi merawat kecantikan tubuh sudah menjadi bagian dari kehidupan wanita. Secara turun-temurun, tradisi itu dimulai dengan pemanfaatan bahan alam dari nabati, hewani, dan mineral. Istilah yang populer untuk perawatan kecantikan dengan bahan alam adalah eco-beauty.

CONTOH nyata eco-beauty adalah pembersih berbahan alam yang digunakan sejak zaman kejayaan Ratu Cleopatra. Yaitu, campuran air dan susu kambing untuk berendam yang membuat kulit sang ratu bersinar cemerlang. Studi ilmiah sudah membuktikan manfaat susu, yaitu kemampuan menyerap kotoran, ”meredakan” suasana kulit, dan melengkapi nutrisi. Yang pasti juga mengencangkan kulit.

Menjaga dan meningkatkan kesehatan kulit wajah menjadi pilihan utama dalam rangkaian perawatan kecantikan. Itu sesuai ungkapan lama yang menyebutkan bahwa kondisi kesehatan wajah seseorang mencerminkan identitas dan kondisi kesehatan umum. Membersihkan wajah terutama penting bagi mereka yang menggunakan kosmetik tata rias wajah sepanjang hari. Manfaatnya banyak. Misalnya, membersihkan bermacam pengotor serta membuka pori kulit agar proses pernapasan dan pembuangan toksin berjalan teratur. Itu diperlukan untuk memperlancar pertumbuhan sel kulit baru pengganti sel mati.

Awalnya pembersihan wajah dilakukan dengan bahan alam, bahkan tanpa sabun. Cara itu sangat sesuai bagi orang yang memiliki kulit sensitif. Pemilihan jenis bahan dan peracikannya dapat disesuaikan dengan kondisi, umpama perubahan cuaca. Pada musim panas yang sangat kering, diperlukan bahan alam dengan kualitas yang lebih baik. Misalnya, untuk susu hewani, dipilih jenis full cream yang berkualitas baik dan digunakan dalam keadaan hangat. Kandungan asam laktat pada susu membantu pembersihan kotoran wajah. Lemak dan protein susu membantu mengatasi kekeringan kulit.

Susu pembersih sudah populer di kalangan wanita Indonesia sejak bertahun-tahun lalu. Salah satu produk yang disukai dan laris adalah susu pembersih mentimun. Itu adalah kombinasi susu dan jus buah mentimun. Buah mentimun segar terbukti secara ilmiah kaya kandungan zat bioaktif yang diperlukan kulit. Peneliti India menemukan kerja mentimun dalam membuang tumpukan berbagai kotoran dan toksin kimiawi pada kulit. Zat kandungan buah itu memberikan soothing effect, yaitu efek meredakan, antara lain ketegangan dan peradangan. Khasiat tersebut menjadi makin optimal bila dibarengi dengan mengonsumsi jus mentimun secara teratur.

Susu Kedelai dan Gandum

Selain susu hewani, efektivitas susu nabati sebagai pembersih wajah cukup baik. Contohnya adalah susu kedelai yang terbukti kaya zat kandungan isoflavon, yaitu senyawa alamiah yang hanya ada pada tanaman. Kerjanya seperti hormon wanita estrogen, yaitu memperlambat proses penuaan kulit. Efek calming susu kedelai sesuai untuk dicobakan pada jenis kulit sensitif.

Formulasi yang umum mengombinasikan susu kedelai, sereal, dan madu. Madu bekerja mengatasi berbagai jenis bakteri sehingga cocok untuk kulit yang mudah ditumbuhi jerawat. Sereal, seperti havermot, terbukti efektivitasnya secara klinis memperbaiki kulit kering dan mempertahankan kekuatan kulit sebagai pelindung.

Sabun Cair

Faktor lingkungan memicu perlunya penggunaan sabun sebagai pelengkap susu pembersih. Sebab, bahan kimia kandungan berbagai kosmetik dan polusi udara perlu dilarutkan dengan bantuan sabun. Untuk tujuan itu, dapat dibuat sabun cair dari campuran sabun padat dan air masing-masing 50 persen. Kalau ingin lebih pekat, jumlah sabun dapat ditingkatkan. Campuran itu bisa ditambah dengan satu sendok makan gliserin alamiah dalam satu cangkir sabun cair sebagai pelembap.

Pilih sabun padat yang berkualitas baik, misalnya dapat dipertimbangkan pemakaian sabun bayi. Kalau memilih produk sabun cair, pilihlah yang dibuat dari bahan alam dengan sedikit kandungan bahan kimia tambahan. Contohnya, unscented castile-style soap, yaitu sabun cair berbahan baku minyak zaitun tanpa tambahan zat pengharum. Saat mencuci dengan sabun, perhatikan kualitas air yang digunakan sebagai pembilas. Bisa memilih air masak atau air mineral khusus yang dibuat dengan proses distilasi. (*)

RESEP RAMUAN SABUN CAIR DAN MADU

BAHAN

125 ml madu asli

60 ml air bersih berkualitas

2 sendok makan sabun cair

PERACIKANNYA

Campurkan semua bahan sambil diaduk secara saksama. Jangan dikocok agar tidak berbusa. Tuangkan ke dalam botol.

CARA PEMAKAIAN

Tuangkan secukupnya di telapak tangan, gosokkan pada kulit wajah dengan pemijatan ringan. Bilas dengan air hangat, keringkan.

PERINGATAN

Pada kulit yang sensitif terhadap susu hewani, gunakan susu nabati. Mulailah dengan susu yang lebih encer.

Dari berbagai sumber.

MEMBUAT SUSU PEMBERSIH MENTIMUN

BAHAN BAKU DAN PERACIKAN

Setengah mentimun berukuran besar yang dikupas kulitnya dan diparut.

Seperempat liter susu cair full-cream yang segar atau yang dibuat dari susu bubuk.

Campuran dipanaskan hingga mendidih selama 5 menit dalam api kecil.

Saring dan simpan dalam botol steril di lemari es. Batas kedaluwarsa dua minggu.

PENGGUNAAN

Tuangkan secukupnya di telapak tangan, gosokkan pada kulit wajah dengan pemijatan ringan. Diamkan 2–3 menit. Bilas dengan air secukupnya dan keringkan wajah.


*) Prof Dr Apt Mangestuti Agil MS, Guru Besar Botani Farmasi dan Farmakognosi Fakultas Farmasi Universitas Airlangga

YouTube: Kanal Kesehatan Prof Mangestuti

Editor : Dhimas Ginanjar

Saksikan video menarik berikut ini: