JawaPos.com - Memiliki masalah kulit kemerahan, gatal dan bersisik bisa jadi Anda menderita penyakit kulit Psoriasis. Penyakit Psoriasis merupakan kondisi autoimun yang menyerang pada bagian kulit. Kondisi ini berkembang ketika tubuh membuat sel-sel kulit terlalu cepat. Sehingga menyebabkan sel-sel kulit menumpuk dan membentuk bercak kemerahan atau sisik di permukaan kulit.
Psoriasis secara klinis tidak menular namun bersifat kambuhan. Beberapa orang yang memiliki Psoriasis melaporkan bahwa bercak Psoriasis gatal, terbakar, dan menyengat.
"Belum diketahui secara pasti apa yang menyebabkan Psoriasis, tetapi sistem kekebalan tubuh dan faktor genetik memainkan peran kunci timbulnya Psoriasis," kata Ketua Kelompok Studi Psoriasis Indonesia (KSPI), dr. Endi Novianto, SpKK(K), FINSDV, FAADV, dalam webinar, 'Psoriasis, Lebih dari Sekadar Penyakit Kulit' bersama Novartis Indonesia, Kamis (5/11).
Pengidapnya seringkali dimulai antara usia 15 dan 25, tetapi dapat dimulai pada usia berapa pun. Peristiwa pemicu dapat menyebabkan perubahan sistem kekebalan, yang mengakibatkan timbulnya gejala Psoriasis dan pemicu yang umum meliputi stres, penyakit (terutama infeksi strep), cedera pada kulit dan obat-obatan tertentu.
Lalu di mana saja letaknya?
Psoriasis dapat muncul di mana saja pada tubuh, bercak kemerahan bisa berupa beberapa tambalan kecil atau dapat mempengaruhi area yang luas. Ada kemungkinan untuk memiliki bercak kemerahan dan sisik Psoriasis di
lebih dari satu lokasi pada tubuh pada satu waktu. Dokter atau tim kesehatan medis akan membantu merawat dan menangani jenis Psoriasis tertentu yang dialami, dan pengobatannya mungkin sangat tergantung pada lokasi
di kulit.
1. Psoriasis Guttate
Tanda-tanda Psoriasis Guttate termasuk bintik-bintik kecil, bulat, merah yang disebabkan oleh peradangan. Psoriasis ini sering muncul di lengan, tungkai dan batang tubuh, tetapi hal itu dapat memengaruhi area tubuh mana pun.
2. Psoriasis Pustular
Gejala berupa pustula (benjolan putih, berisi nanah, nyeri) yang mungkin dikelilingi oleh kulit yang meradang atau memerah. Psoriasis pustular mungkin hanya muncul di area tubuh tertentu, seperti tangan dan kaki seperti Psoriasis Palmoplantar (PPP), atau mungkin menutupi sebagian besar tubuh.
3. Plaque Psoriasis
Plaque Psoriasis dapat muncul di mana saja di tubuh sebagai bercak kulit yang meradang, gatal, dan nyeri dengan sisik yang menonjol. Bagi sebagian orang, kulit bisa jadi merah dengan sisik putih keperakan. Ini paling sering muncul di kulit kepala, lutut, siku, dan di dalam atau di sekitar pusar dan punggung bawah. Namun, itu dapat memengaruhi area tubuh mana pun.
4. Psoriasis Inversi/Terbalik
Tanda-tanda Psoriasis Terbalik termasuk kulit merah tua yang meradang yang halus dan tidak bersisik. Psoriasis Inversi mempengaruhi lipatan kulit di tubuh seperti ketiak, di bawah payudara, di area genital dan bokong. Ini dapat menyebabkan rasa gatal dan nyeri yang parah dan dapat diperburuk oleh keringat dan gesekan di area ini.
5. Psoriasis Eritroderma
Psoriasis Eritroderma jarang terjadi, jenis Psoriasis ini dapat menyebabkan kemerahan yang hebat dan lapisan kulit yang terkelupas menjadi lembaran besar. Ini sering mempengaruhi hampir seluruh tubuh dan dapat mengancam jiwa. Gejala lain termasuk rasa gatal dan nyeri yang parah, perubahan detak jantung dan suhu, dehidrasi dan perubahan kuku.
Tatalaksana Pengobatan
Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin dr. Danang Tri Wahyudi, SpKK(K), FINSDV, FAADV mengatakan, pasien dengan Psoriasis perlu mendapatkan tatalaksana yang adekuat. Biasanya penatalaksanaannya bergantung pada seberapa banyak kulit yang terpengaruh, seberapa berat kondisinya, atau lokasi bercak kemerahan dan sisik, serta bersifat individual.
"Selain itu juga penting untuk mengubah gaya hidup untuk menjadi pola hidup bersih dan sehat," kata dr. Danang.
Penatalaksana yang direkomendasikan beragam, mulai dari pengobatan topikal menggunakan krim dan salep, terapi sinar ultraviolet, obat-obatan oral, dan yang terbaru adalah pengobatan menggunakan agen biologik. Walaupun telah mendapatkan pengobatan oleh dokter, pasien dengan psoriasis juga harus mengubah dan menerapkan gaya hidup yang sehat untuk mendapatkan kualitas hidup yang optimal.
"Antara lain menurunkan berat badan bagi yang berlebih, berhenti konsumsi alkohol, berhenti merokok, melakukan diet sehat, dan yang tidak kalah penting adalah berolahraga secara rutin,” tutup dr. Danang.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=sNA6xfeUBbc